Suster melihatnya penuh kebingungan. Pasiennya yang sebelumnya tak berdaya, sekarang telah pulih. Sehat dan gagah. Dapat mengingatnya dengan baik, bahkan mengetahui namanya pula. Padahal, rasanya selama menangani pasien ini, pasiennya sedang tidak sadar.
Bagaimana dia dapat mengenalinya dengan tepat? Suster Intan merasa ada yang tidak biasa.
Apalagi kalau tidak memakai baju dinas suster, kebanyakan lingkungan kerjanya saja tak mengenalinya. Penampilannya sebagai suster ketika sedang berdinas lengkap dengan baju putih dan topi suster, sangat berlainan dengan penampilan saat tidak dinas.
“Kayak langit dan bumi,” kata beberapa sejawatnya.
“Kalo lagi gak tugas, kayak bintang film,” canda seorang dokter.
Makanya, banyak yang pangling melihat penampilanya di luar dinas.
Suster Intan merasa paati ada sesuatu yang lain pada diri Sang Tokoh. Suster tak tahu tepat apa, nanun dia merasa Sang Tokoh punya kekuatan yang tak dimiliki orang biasa. Sang Tokoh luar biasa. Sang Tokoh telah jadi manusia setengah super….***
Bersambung.
Wina Armada Sukardi, wartawan senior, advokat, sastrawan, Dewan Pakar Pengurus Pusat Muhammadiyah.