Oleh: Novrizon Burman
TEPAT setahun yang lalu, Kamis, 20 Februari 2025, sebuah babak baru dimulai bagi warga Kota Pekanbaru.
Di Istana Negara, Jakarta, Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Agung Nugroho dan Markarius Anwar (AMAN) sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru periode 2025-2030.
Bagi masyarakat "Kota Bertuah", momen itu adalah fajar harapan baru setelah sekian lama berkutat dengan masalah klasik yang menahun.
Kini, pada Februari 2026, sudah saatnya kita menoleh ke belakang dan bertanya: Sejauh mana duet AMAN memenuhi janji-janji politiknya?
Infrastruktur: Bukan Sekadar Tambal Sulam
Indikator paling kasat mata dari kinerja pemerintah daerah adalah kondisi jalan.
Selama bertahun-tahun, Pekanbaru sempat dijuluki "Kota Seribu Lubang".
Namun, dalam satu tahun terakhir, perubahan wajah kota mulai terasa secara masif.
Data menunjukkan bahwa hingga Desember 2025, Pemko Pekanbaru telah menuntaskan overlay (pengaspalan ulang) di 29 ruas jalan strategis.
Nama-nama jalan yang dulunya menjadi momok bagi pengendara, kini mulai mulus kembali, di antaranya: Jalan Bangau Sakti (Kecamatan Binawidya) yang kini tuntas 100%; Jalan Srikandi & Jalan Widya Graha (Kecamatan Tuah Madani); Jalan Dharma Bakti/Sigunggung (Kecamatan Payung Sekaki); dan Jalan Purwodadi & Jalan Taman Karya.
Tidak hanya itu, melalui sistem respons cepat, lebih dari 1.342 lubang jalan telah diperbaiki melalui sistem tambal sulam terpadu.
Sementara untuk mitigasi banjir, pengalokasian dana Rp200 miliar untuk normalisasi drainase menunjukkan keseriusan AMAN dalam menangani masalah genangan air yang selama ini menghantui warga saat hujan turun.
Kesehatan Fiskal dan Rekor PAD
Kepemimpinan yang kuat harus didukung oleh manajemen keuangan yang sehat.