Di bawah komando AMAN, Pekanbaru mencetak sejarah dengan raihan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tertinggi sepanjang masa, menembus angka di atas Rp950 miliar.
Keberhasilan ini berdampak langsung pada kesejahteraan pegawai dan kepercayaan publik.
Pemko berhasil melunasi sebagian besar hutang tunda bayar kepada pihak ketiga yang sebelumnya menjadi beban anggaran.
Selain itu, iklim investasi pun melesat tajam.
Realisasi investasi mencapai Rp8,6 triliun, melampaui target awal sebesar Rp5,1 triliun.
Angka ini bukan sekadar statistik; ini adalah sinyal bahwa para investor kembali percaya pada masa depan Pekanbaru.
Keberpihakan pada Rakyat Kecil
Salah satu gebrakan yang paling dirasakan langsung adalah kebijakan parkir gratis di ritel modern (Indomaret/Alfamart).
Langkah ini mungkin terlihat sederhana, namun memiliki dampak psikologis yang besar bagi warga yang merasa selama ini terlalu banyak "pungutan liar".
Di sektor pendidikan, duet AMAN membuktikan visinya melalui:
-
Transportasi Gratis: Tarif gratis Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) bagi seluruh anak sekolah.
-
Beasiswa Masif: Pengalokasian dana sebesar Rp15 miliar untuk bantuan pendidikan jenjang S1, S2, hingga target mencetak 1.000 Doktor (S3).
-
Pekanbaru Kota Hafiz: Inisiasi pembinaan di 83 kelurahan dengan target mencetak 10.000 penghafal Al-Qur'an untuk menjaga marwah agamis kota ini.
Catatan dan Harapan
Tentu saja, satu tahun bukanlah waktu yang cukup untuk menyulap Pekanbaru menjadi kota tanpa cela.