Novelet Religi “Sang Tokoh”: [3] Menjadi Manusia Super

photo author
Novrizon Burman, Riau Satu
- Kamis, 14 Maret 2024 | 10:09 WIB
Wina Armada Sukardi. (f: istimewa)
Wina Armada Sukardi. (f: istimewa)

Organ-organ tubuh Sang Tokoh masih berfungsi. Tak ada tanda-tanda kematian. Lalu mengapa Sang Tokoh tetap tak sadarkan diri?

Inilah yang membuat mereka ikut bertanya-tanya. Tak ada satupun diagnosa yang tepat. Para dokter ahli dalam dan luar negeri menjadi bingung.

Dan kini, tetiba Sang Tokoh membuka matanya. Begitu aja. Begitu saja siuman. Begitu saja dapat berubah sadar.

“Lapar!” kata Sang Tokoh mengejutkan yang hadir di situ.

Pertama mereka tak menyangka ada permintaan makan dari Sang Tokoh. Kedua, mereka bingung mau diberi makan apa, karena belum jelas apakah dari aspek medis boleh makan apa saja atau ada larangan tertentu. Kembali yang hadir di sana saling memandang.

Suster berinisiatif memanggil dokter. Dokter yang datang kembali memeriksa kondisi Sang Tokoh. Setelah selesai, si dokter nampak berpikir lebih keras sejenak.

“Ya boleh diberi makan, kalau memang pasien minta,” kata dokter itu akhirnya menyimpulkan.

“Mau makan apa?” tanya Ibu Sang Tokoh.

“Apa saja. Yang penting cepat. Udah lapar,” jelas Sang Tokoh.

Adik lelaki Sang Tokoh bergegas keluar membeli makanan. Sang Tokoh sendiri mengubah posisinya dari tidur menjadi duduk.

Suasana tegang yang semula mengepung telah mencair. Sekeluarga merasa lega. Senang. Bahagia.

“Kita semua semula khawatir banget,” ujar ibu Sang Tokoh memulai dialog.

“Memang kenapa?” tanya Sang Tokoh.

Berceritalah ibunya mengenai yang telah terjadi. Dari mulai Sang Tokoh tertabrak motor sampai tidak sadar diri selama 30 hari.

“Seperti mati suri,” tutur adik perempuannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novrizon Burman

Tags

Rekomendasi

Terkini

Dunia Hanyalah WC, Catatan Religi Ramon Damora

Jumat, 12 Juni 2026 | 14:51 WIB

Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri

Minggu, 7 Juni 2026 | 21:40 WIB
X