Sang Tokoh tak tahu apakah monolog itu benar terjadi, ataukah sekadar ilusi belaka saja. Dia pun binggung membedakan mana realitas dan mana yang bayangan semata. Segalanya bagi Sang Tokoh terasa tak dapat dibedakan lagi.
Dua kekuatan yang membawa membuat Sang Tokoh melihat sebuah cahaya terang benderang tapi menyejukkan. Sang Tokoh ingin bertanya-tanya apakah itu mungkin Kekuatan Yang Maha Kuasa. Rupanya, meski sekadar dalam pikiran aja, pertanyaan itu diketahui oleh dua kekuasaan yang membawanya.
“Bukan. Itu bukan Yang Maha Agung yang kau maksud. Kau tak akan mampu melihat langsung Dia, karena bukanlah level manusia untuk melihat-NYA,” sebuah jawaban hadir tanpa suara, tapi jelas sekali.
Sang Tokoh terus dibawa, entah ke mana. Setelah perjalanan yang berlika-liku tapi terasa lurus, dia seperti diminta tidur. Dirinya bagaikan merasa dimasukin berbagai aura dan cahaya. Sang Tokoh lagi-lagi tak faham apa gerangan hal itu. Dia di bagian akhir cuma merasa mendengar, “Jaga amanah ini.”
Sang Tokoh tetap tak faham apa dan bagaimana yang terjadi pada dirinya. Ada sesuatu yang tiada. Tak terjadi apapun, namun jelas dialaminya.
Samar-samar Sang Tokoh dapat mendengar dialog antara suara. Tapi suara-suara itu tak beraturan sehingga tak jelas. Sang Tokoh hanya mendengar jelas selintas bagian dialog dan memahaminya.
“Belum waktunya!”
“Jadi harus dikembalikan?”
“Ya. Bawa kembali yang bersangkutan!”
Sang Tokoh tak tahu menahu suara dialog dari mana dan antar siapa. Hanya dua kekuatan yang membawanya melepaskan dirinya begitu saja. Lantas menyuruhnya pergi. “Kembali sana! Kembali!” Dia mendengar jelas perintah itu.
Kini Sang Tokoh merasa melayang turun. Segala kejadian yang dialami sirna begitu saja dari ingatannya. Sang Tokoh merasa matanya letih terlalu lama terpejam. Dia ingin segera membuka matanya….***
Bersambung.
Wina Armada Sukardi, wartawan senior, advokat, sastrawan, Dewan Pakar Pengurus Pusat Muhammadiyah.
_____________ __
(1) Dikutip dari Kumpulan Puisi Religi “Mata Burung Gagak Gitaris Rock,” karya Wina Armada Sukardi, 2022, berjudul “Zikir.”