Oleh: Andi Noviriyanti
GUNUNG Sinai berkali-kali disebutkan dalam Al-Qur'an. Gunung Sinai adalah tempat Musa berdialog langsung dengan Allah dan menerima 10 Perintah Allah.
Tatkala Musa ingin melihat Allah langsung, Allah berkata, Musa tidak akan sanggup melihat-Nya. Jika Musa tetap ingin melihat, maka Allah memerintahkan Musa untuk melihat Gunung Sinai. Apabila posisinya masih tetap, maka Nabi Musa akan bisa melihat Allah. Namun, Gunung Sinai hancur melihat keagungan Allah, dan Nabi Musa pingsan dan bertobat kepada Allah.
Gunung Sinai berada di St Chatherine, Mesir. Meskipun namanya gunung, ia sebenarnya adalah bukit dengan warna kuning batu.
Jika Anda pernah melihat bentangan Gunung Uhud, seperti itu jugalah Gunung Sinai yang seperti kumpulan berbukitan. Hanya warna Gunung Uhud abu-abu agak kehitaman, sementara Gunung Sinai kuning batu.
Ali, tour guide perjalanan, menyebutkan Gunung Sinai dan Gunung Uhud disebutkan dalam berbagai riwayat merupakan dua gunung yang kelak akan diangkat ke surga.
Di kaki Gunung Sinai juga masih bisa terlihat pahatan gambar anak sapi atau lembu emas. Ini yang dikisahkan dulu kemarahan Musa kepada kaumnya yang kembali menyembah berhala. Padahal, sudah diingatkan hanya menyembah Allah.
Untuk mencapai Gunung Sinai dari Kairo, hampir menempuh perjalanan sekira enam jam dari bus. Melewati terowongan bawah laut yang berada di bawah Terusan Suez. Sekaligus merupakan pemisah antara Benua Afrika dan Asia.
Di tempat ini tidak banyak penduduk tinggal. Rata-rata hanya orang Badui.
Namun, karena ini daerah yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan dari tiga agama yaitu Islam, Kristen, dan Yahudi terdapat hotel di tempat tersebut. Hotelnya seperti vila-vila, dan terdapat tempat penjualan souvenir.
Kawasan Gunung Sinai juga menjadi bagian perjalanan menuju Jerusalem. Karena posisinya dekat dengan daerah perbatasan Mesir Jerusalem.
Masjid Aqsa: Kubah Kuning atau Abu-abu?
Banyak yang bertanya-tanya, Masjidil Aqsa itu yang mana? Masjid yang berkubah kuning atau berkubah abu-abu (Masjid Qibli)?
Ternyata, menurut Viras, tour guide dari Jerusalem, dua-duanya adalah Aqsa. Karena Aqsa yang sebenarnya adalah nama kawasan atau halaman seluas 14 hektare.
Jadi apapun di kawasan itu, masjid maupun halaman disebut Aqsa. Karena dulunya tidak ada masjid-masjid tersebut. Masjid itu merupakan bangunan-bangunan baru.
Di masjid berkubah kuning atau Bahasa Arab disebut Qubatus sakhrah, atau dalam Bahasa Inggris disebut Dome of the rock, adalah titik tempat Nabi Muhammad menemui Allah. Lokasi ditandai di dalamnya dengan adanya batu tempat berpijaknya Nabi Muhammad, sebelum naik ke surga.