Calon Ketua Golkar Riau; Adu Kuat Parisman Ihwan vs SF Hariyanto

photo author
Novrizon Burman, Riau Satu
- Kamis, 6 Februari 2025 | 12:33 WIB
Novrizon Burman.
Novrizon Burman.

Kunjungan Bahlil yang juga Ketua Umum DPP Golkar ke lapangan minyak Duri milik PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) itu, disambut oleh Ketua DPD Golkar Riau Syamsuar dan pengurus, serta ketua DPD Kabupaten dan Kota se Riau.

Kubu Parisman Ihwan, kader internal yang juga Sekretaris Golkar Riau, mengklaim bakal tak terbendung dan menang mutlak dalam kontestasi persaingan merebut kursi Ketua Partai Golkar Riau.

Bahkan, Ketua DPD Partai Golkar Pekanbaru, Sahril SH MH, yakin Parisman yang sekarang menjabat Wakil Ketua DPRD Riau itu telah mengantongi dukungan dari 14 dari total 18 suara yang berhak memilih.

“Artinya, dengan dukungan sebanyak ini, Parisman Ihwan sudah menang mutlak, tak terbendung” ujar Sahril, kader senior  Golkar itu.

Dalam catatan penulis, ke-18 suara yang berhak memilih Ketua Golkar Riau itu terdiri dari satu suara dari DPP, satu suara DPD I, satu suara Dewan Pertimbangan DPD I, 12 suara dari 12 DPD II kabupaten kota di Riau.

Kemudian, satu suara dari ormas mendirikan (Kosgoro 1957, MKGR, dan SOKSI), satu suara dari organisasi sayap yakni AMPG dan KPPG, serta satu suara dari ormas yang didirikan yakni HWK dan MDI.

Eiit tunggu dulu. Klaim kubu Parisman bisa buyar tatkala diskresi Ketua Umum DPP Golkar keluar untuk calon eksternal yang berminat merebut posisi nomor satu di Golkar Riau: SF Hariyanto.

Rekam jejak sosok Wakil Gubernur Riau terpilih yang berpasangan dengan Gubernur Riau Abdul Wahid ini, bukan kaleng-kaleng.

Berkibar saat Rusli Zainal menjabat Gubernur Riau dengan jabatan mentereng Kepala Dinas PU Riau, menjadi Kadispenda Riau di era Arsyadjuliandi Rachman Gubernur Riau.

Sempat berkarir di Kementerian PUPR dengan jabatan Inspektur Wilayah II, kemudian balik ke Riau dipercaya Gubernur Riau Syamsuar menjabat Sekda Provinsi Riau, terakhir menjabat Pj Gubernur Riau.

Kubu SF Hariyanto mengklaim bahwa diskresi Ketua Umum DPP Golkar akan keluar dalam waktu dekat.

‘’Draft diksresi Ketum Bahlil sudah siap, tinggal menunggu waktu aja,’’ ujar sumber yang enggan namanya diposting.

Nah, seandainya benar diskresi ketum Golkar bakal diperoleh SF Hariyanto, “ring” Musda Golkar Riau 2025 bakalan berlangsung seru; dengan catatan tidak satu paket pemilihan aklamasi.

Artinya, agenda utama Musda yakni pemilihan ketua akan berlangsung dengan cara voting. Sang pemenang, mesti memperoleh minimal 10 suara dari 18 suara yang diperebutkan.

Pertanyaannya siapa pemenangnya, kader internal Parisman Ihwan atau SF Hariyanto, calon eksternal?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novrizon Burman

Tags

Rekomendasi

Terkini

BPN Pekanbaru dan Wajah Buram Perang Melawan Mafia Tanah

Sabtu, 20 September 2025 | 11:38 WIB
X