Novelet Religi “Sang Tokoh”: [13] Tas Hermes dan Paket Misterius

photo author
Novrizon Burman, Riau Satu
- Minggu, 24 Maret 2024 | 23:55 WIB
Wina Armada Sukardi. (f: istimewa)
Wina Armada Sukardi. (f: istimewa)

Setelah urusan administrasi selesai, Sang Tokoh dan keluarganya masih boleh dan dapat bertemu dengan anak pamannya. Bapak dan anak langsung berpelukan. Diikuti peluk dengan ayah Sang Tokoh dan Sang Tokoh sendiri. 

Lantaran waktunya sempit, anak pamannya itu “diinterograsi” ramai-ramai.

“Kok bisa sampai begini?” Bapaknya sendiri yang memulai.

“Saya gak tahu sama sekali!”

 “Kejadiannya gimana?”

 “Ada razia di jalan. Setelah diperiksa, bagasi mobil saya ditemukan bubuk sabu. Katanya, tiga bungkus.”

“Apa kamu diam-diam pakai sabu. Sudah berapa lama?”

“Apanya yang sudah berapa lama? Saya gak pernah pakai sabu. Nyentuh aja gek pernah!” 

“Benar gak  pernah nyanbu?” giliran Sang Tokoh bertanya

“Boro-boro narkoba. Ganja, ekstasi, sabu,  pasti tidak. Rokok aja enggak. Tahu kan, saya   justeru olahraga terus. Gak ada kamusnya pake narkoba”

“Temen barangkali?”

“Rasanya enggak juga.”

“Jangan-jangan, gak memakai, tapi malah jadi bandar?”

“Apalagi bandar. Seluk beluk dagang narkoba saja gak faham, masa mau jadi bandar?”

“Kejadiannya gimana?

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novrizon Burman

Tags

Rekomendasi

Terkini

BPN Pekanbaru dan Wajah Buram Perang Melawan Mafia Tanah

Sabtu, 20 September 2025 | 11:38 WIB
X