Dari Carcassonne Prancis, Fahd El Fouz Bicara Soal Refleksi, Retrospeksi, dan Resolusi Menapaki Tahun 2023

photo author
Novrizon Burman, Riau Satu
- Jumat, 30 Desember 2022 | 20:12 WIB
Fahd El Fouz A Rafiq, Ketua Umum DPP Barisan Pemuda Nusantara (Bapera). (f: istimewa)
Fahd El Fouz A Rafiq, Ketua Umum DPP Barisan Pemuda Nusantara (Bapera). (f: istimewa)

Selanjutnya, ada Xi Jin Ping yang melakukan ekspansi besar-besaran dalam bidang ekonomi dan perdagangan ke seantero dunia dan terus menantang hegemoni negeri Paman Sam.

Bukan hanya itu, Presiden Tiongkok ini juga sudah menyiapkan angkatan perangnya untuk mengambil kembali Taiwan, yang hanya tinggal menunggu waktu saja bedil-bedilan itu meletus.

Negara lain seperti Turki, siap mencaplok Yunani akibat konflik yang berkepanjangan soal siapa yang berhak mengeksplorasi laut Mediterania.

Di sisi lain, negeri Tirai Bambu terus memprovokasi atas klaim Lembah Galwan yang berbatasan langsung dengan India.

Sejak 2015-2016 silam, rencana besar telah dieksekusi Tiongkok dengan membelokkan Sungai Galwan yang berakibat kekeringan dan kelaparan di India.

Sebaliknya, Negeri Hindustan ini juga sedang membangun kekuatan ekonomi untuk menduduki posisi tiga besar menjadi negara super power.

Belum lagi di Asia Timur, Korea Utara yang selalu menggertak dengan senjata nuklirnya dan rudal anti balistik yang selalu ditembakkan, membuat negara tetangganya meriang.

Yang jadi pertanyaan adalah, apakah Kim Jong Un akan menggertak terus? Saya yakin, suatu saat akan mencapai titik klimaksnya.

Jadi jika disimpulkan, dunia global saat ini sedang mempertontonkan pertarungan para pemimpin bertipe agresor.

Pulau Sipadan, Pulau Ligitan, Perairan Sambas, Kepulauan Riau, dan Pulau Sebatik adalah pulau-pulau yang sering diklaim Malaysia.

Dan, dua pulau telah diklaim Malaysia dan men     ang di Mahkamah Internasional. Artinya, apakah lobi-lobi Indonesia lemah di dunia Internasional.

Bahkan, Mahatir Mohammad mengklaim Kepri adalah wilayahnya. Buat saya, ini adalah kode keras. Tetangga-tetangga yang nakal, sesekali harus diberikan peringatan keras.

Lepasnya Timor Leste adalah permainan canggih Australia dengan menggunakan UNAMED. Si Vis Pacem Para Bellum (Jika kau mendambakan perdamaian bersiaplah untuk perang) adalah kode keras untuk negara lain yang ingin usil dengan Indonesia.

Yang jadi pertanyaan, kapan kita ambil kembali Timor Leste, Pulau Pasir, dan seluruh pulau yang diklaim kembali ke pangkuan ibu Pertiwi.

Di sisi Barat kita berbatasan dengan Malaysia khususnya di wilayah Indonesia barat dan tengah, dan berhasil mengambil pulau Indonesia lewat Mahkamah Internasional. Yang jadi pertanyaan, kapan kita bisa rebut kembali pulau-pulau yang dirampok dua negara tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novrizon Burman

Tags

Rekomendasi

Terkini

BPN Pekanbaru dan Wajah Buram Perang Melawan Mafia Tanah

Sabtu, 20 September 2025 | 11:38 WIB
X