Teman SMP-SMA Sang Tokoh yang semula ingin melakukan tanya jawab, juga menyerah.
Dia telah menyaksikan dengan mata kepala sendiri kehebatan Sang Tokoh. Dia kini percaya Sang Tokoh tidak berbohong. Sang Tokoh memang luas biasa. Tidak munafik.
“Punya kemampuan yang hebat,” kata teman Sang Tokoh.
“Tanpa malu saya menyatakan saya telah mendapat informasi yang salah. Begitu juga saya telah menyebarkan dugaan yang salah. Saya terlalu berani menyebarkan. Saya mengaku gegabah.”
Dia melanjutkan, ”Dengan ini saya mencabut semua tudingan saya. Saya juga mohon maaf atas kesalahan saya,” ungkapnya.
Dia menghampiri Sang Tokoh. Keduanya berpelukan.***
Bersambung.
Wina Armada Sukardi, wartawan senior, advokat, sastrawan, Dewan Pakar Pengurus Pusat Muhammadiyah.