kolom

Novelet Religi “Sang Tokoh”: [1] Berangkat Salat Subuh

Selasa, 12 Maret 2024 | 11:54 WIB
Wina Armada Sukardi. (f: istimewa)

Oleh: Wina Armada Sukardi

Pengantar:

Sebagaimana pada tiap bulan ramadhan sebelumnya, Wina Armada Sukardi, wartawan senior, sastrawan, dan advokat, senantiasa  menghadirkan karya tulisnya. Demikian pula pada bulan puasa tahun ini.

Jika pada tahun-tahun sebelumnya Wina Armada menampilkan tulisan Sketsa Seputar Sholat Subuh dan kisah-kisah human interes, pada tahun ini, dalam bentuk  novelet (novel pendek) religi bersambung setiap hari. Judulnya, “Sang Tokoh.” Setiap hari, karyanya dalam bentuk novelet ini akan hadir menemani kita berpuasa.

Pada intinya karya ini ingin melukiskan Kekuasan dan Kasih Allah yang luar biasa besar, di wujud kehidupan dan penghidupan nyata, yang sering sulit diprediksi.

Wina Armada Sukardi selain wartawan senior dan advokat , juga sastrawan. Kini, dia antara lain duduk di Dewan Pakar Pengurus Pusat Muhammadiyah.

Semua kelemahan datangnya pastilah dari penulisnya, sedang seluruh kebenaran hanyalah milik Allah.

Selamat menikmati…..

Redaksi.

***

HARI masih subuh. Bulan sudah mulai bersembunyi. Udara teramat segar. Angin yang bertiup sepoi, menambah sejuk suasana.

Sang Tokoh, begitu saja kita menyebutnya, berjalan perlahan menuju pintu pagar rumahnya. Tinggi pagar sekitar dua meteren. Dia membuka kunci pintu pagar, meletakkan kunci di bagian dalam rumah agak jauh dari pintu pagar, dan menutupnya kembali. Pagar sengaja tak dikunci lagi. Pengalamannya membuktikan, meski pintu pagar tak terkunci, asal ditutup rapat, tak pernah terjadi pencurian.

Sang Tokoh memakai busana koko serba putih. Penutup kepalanya juga putih. Cuma selendang yang dikenakannya berwarna campuran merah, kuning, biru, dan hijau, kontras dengan bajunya.

Pemuda bujangan ini berjalan perlahan menuju masjid yang terletak tak jauh dari rumahnya, tetapi lokasinya setelah pertigaan, sehingga tidak langsung nampak dari rumahnya.

Setiap hari, setiap subuh, jika ada di rumah, Sang Tokoh hampir pasti salat subuh berjemaah di masjid. Dia selalu menyambut salat subuh berjemaah di masjid dengan perasaan meluap. Riang.

Halaman:

Tags

Terkini

BPN Pekanbaru dan Wajah Buram Perang Melawan Mafia Tanah

Sabtu, 20 September 2025 | 11:38 WIB