Solusi Tekan Kemiskinan Ekstrem, Kampar Dimekarkan Jadi 3 Kabupaten

- Selasa, 24 Januari 2023 | 11:49 WIB
Tokoh masyarakat Riau, Nasir Day saat berfoto bersama. (ft: ist)
Tokoh masyarakat Riau, Nasir Day saat berfoto bersama. (ft: ist)

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Kampar menjadi daerah paling banyak penduduk miskin ekstrem di Provinsi Riau dengan jumlah mencapai 15.450 jiwa, kondisi ini sungguh memprihatinkan mengingat kabupaten itu memiliki sumber daya alam melimpah.

"Seperti yang kita tahu, di Kampar itu banyak sekali sumber daya alamnya, namun sangat disayangkan kondisi itu berbanding terbalik dengan kondisi masyarakatnya," kata tokoh masyarakat Riau, Nasir Day lewat pesan elektronik, Senin (23/1/2023) malam.

Menurut dia, salah satu penyebabnya adalah luas wilayah dan jumlah penduduk yang begitu besar sehingga tidak lagi terjangkau oleh layanan yang ada di pemerintahan.

"Maka sepantasnya pula Kampar ini dimekarkan menjadi tiga bagian, yakni kabupaten induk, Tapung dan Gunung Sahilan Darusalam," kata dia.

Untuk diketahui, saat ini Kabupaten Kampar memiliki luas wilayah mencapai 1.128.928 hektare dengan 21 kecamatan dan 242 desa.

Dari luas wilayah itu, Kecamatan Tapung mempunyai luas wilayah terbesar yaitu 1.365 kilometer persegi atau sekitar 12,1 persen dari luas wilayah Kabupaten Kampar dengan jumlah penduduk mencapai lebih 120 ribu jiwa.

Sementara Kecamatan Gunung Sahilan luas wilayahnya mencapai 597.97 kilometer persegi dengan jumlah penduduk mencapai lebih 30 ribu jiwa.

"Dengan pemekaran wilayah kabupaten baru di Kampar, maka jarak administrasi menjadi terpangkas dan perhatian pemerintah akan lebih maksimal," kata Nasir Day.

Halaman:

Editor: Daud Mahmud

Tags

Terkini

Air Terjun Batu Tilam, Surga Tersembunyi Nan Eksotik

Selasa, 13 Desember 2022 | 23:12 WIB

Tan Seri Lasak, Catatan Taufik Hidayat

Kamis, 5 Mei 2022 | 09:19 WIB

Amplop dan THR Wartawan, Catatan Novrizon Burman

Sabtu, 30 April 2022 | 10:46 WIB
X