MENJELANG Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Riau yang dijadwalkan berlangsung Ahad, 19 Oktober 2025, arah dukungan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) tampaknya sudah mengerucut.
Nama Yulisman, kader muda Golkar asal Indragiri Hulu, disebut-sebut mendapat restu penuh untuk memimpin DPD Partai Golkar Riau periode 2025–2030.
“Final, DPP merestui Yulisman sebagai Ketua Golkar Riau untuk lima tahun ke depan. Besok Ketum Bahlil Lahadalia ke Pekanbaru untuk memastikan pergantian kepemimpinan Golkar Riau,” ujar seorang sumber internal DPP Golkar kepada Riau Satu, barusan.
Sumber yang enggan disebutkan namanya itu menyebut, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia akan hadir langsung dalam Musda di Pekanbaru.
Ia akan didampingi Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung.
Kehadiran dua figur sentral ini mempertegas sinyal restu politik dari DPP terhadap Yulisman.
Menurut sumber yang sama, pilihan DPP terhadap Yulisman bukan tanpa pertimbangan.
Di tengah sorotan publik terhadap isu integritas para elite daerah, Yulisman dinilai relatif bersih dari kasus hukum.
“Beda dengan SF Hariyanto dan Afrizal Sintong. Kalau kita googling, jejak digital soal dugaan korupsi dan gaya hidup hedon keluarga mereka cukup banyak,” kata sumber itu menambahkan.
BERITA SELENGKAPNYA:
Karier Politik Tanpa Gemuruh
Yulisman bukan nama baru di panggung politik Riau.
Pria kelahiran Airmolek, 10 Juli 1974 itu memulai karier politiknya di Partai Golkar dan perlahan menapaki jenjang kepemimpinan dari bawah.