MUSYAWARAH Daerah (Musda) XI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Provinsi Riau bakal digelar sehabis Hari Raya Idul Fitri 2025.
Dalam agenda penting tersebut, salah satu fokus utama adalah pemilihan Ketua Golkar Riau untuk periode 2025-2030.
Posisi ini akan menggantikan kepemimpinan Syamsuar yang telah menjabat sebelumnya.
Dalam bursa pemilihan Ketua DPD I Partai Golkar Riau, nama SF Hariyanto mencuat sebagai calon potensial yang mendapatkan diskresi dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Diskresi ini memungkinkan SF Hariyanto, yang sebelumnya bukan kader internal Golkar, untuk maju dalam kontestasi tersebut.
Lantaran sesuai Peraturan Organisasi (PO) Partai Golkar, salah satu persyaratan calon ketua mesti pernah menjadi pengurus Golkar.
Latar Belakang Kandidat
SF Hariyanto saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Riau. Meskipun sebelumnya bukan kader Golkar, beredar foto Kartu Tanda Anggota (KTA) atas nama SF Hariyanto yang diterbitkan oleh DPP Golkar pada Juli 2024.
Namun, keaslian dan waktu penerbitan KTA tersebut menimbulkan tanda tanya, mengingat pada saat itu SF Hariyanto masih menjabat sebagai Penjabat Gubernur Riau, posisi yang seharusnya netral dari afiliasi partai politik.
Selain SF Hariyanto, kandidat lain yang mencuat adalah Parisman Ihwan, Wakil Ketua DPRD Riau, yang dikenal sebagai kader internal Golkar dengan basis dukungan kuat di kalangan struktural partai.
Pertemuan dengan Ketum Golkar
Pada Januari 2025, SF Hariyanto diketahui menemui Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, di Jakarta.
Pertemuan ini semakin menguatkan spekulasi bahwa SF Hariyanto mendapatkan dukungan dari pimpinan pusat untuk maju sebagai Ketua DPD I Golkar Riau.
Dinamika Internal Partai
Beredarnya KTA atas nama SF Hariyanto memicu gejolak di internal Golkar Riau.
Beberapa kader mempertanyakan keabsahan KTA tersebut dan menyoroti proses penerbitannya.
Ikhsan, Wakil Ketua DPD I Golkar Riau, mengonfirmasi keaslian KTA namun menyoroti kejanggalan pada tanggal penerbitannya.
Namun, dari sumber yang layak dipercaya, tidak ada hal yang dilanggar terkait penerbitan KTA Golkar atas nama SF Hariyanto.