PEKANBARU,RIAUSATU.COM-PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Riau merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Riau bergerak di bidang usaha penjaminan kredit, untuk membantu permasalahan yang dihadapi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Dalam pelaksanaan kegiatan syukuran HUT PT Jamkrida Riau ke-18 tahun, Gubernur Riau Syamsuar menyoroti kinerja PT Jamkrida Riau.
Gubri berharap, Jamkrida Riau di hari ulang tahun ke-18 tahun ini bisa bertambah dewasa lincah dan cerdas serta tambah maju kedepannya.
"Kami harapkan pegawai juga bisa mendukung kebijakan komisaris. Agar kebijakan program yang kita harapkan bisa lebih baik lagi. Kami pemerintah daerah tidak bisa mengandalkan APBD kita ini, dan bagaimana kita bisa mencari sumber deviden. Saya ini orang kerja. Begitu juga Bank Riau, kalau kerjanya ya begitu-begitu saja, perlu dipertanyakan," ulas Gubri.
Ditambahkan Gubri, semoga Jamkrida Riau ini bisa meningkatkan eksistensi di wilayah Kepulauan Riau.
"Dengan meningkatkan kinerjanya PT Jamkrida Riau, semoga devidennya lebih besar, apalagi DRPD mensupport dana Rp25 miliar," pungkas Gubri.
Sementara itu, Komisaris PT Jamkrindo Riau, Evarefita kepada media menyebutkan, bahwa pada tahun 2023 Jamkrida Riau akan ada unit Syariah.
"Namanya Unit Usaha Syariah. Tujuannya untuk mengimbangi BRK syariah kita. Artinya, sinergi antar BUMD sekarang ini sudah kita tingkatkan, sehingga untuk meningkatkan deviden kedepan kepada pemegang saham dapat kita lakukan, dan juga rencana-rencana bisnis yang sudah kita sampaikan" jelas Eva.(ift)