YOGYAKARTA, RIAUSATU.COM - Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) buka suara mengenai dugaan intimidasi kepada salah satu dosennya, Nabyla Risfa Izzati.
Dugaan intimidasi yang diterima oleh Nabyla diduga berawal dari cuitannya tentang isu mutasi pegawai di Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Menurut pihak FH UGM, upaya intimidasi yang diterima oleh Nabyla merupakan tindakan mencederai integritas pendidikan serta demokrasi.
“Mengecam segala bentuk tindakan intimidatif, ancaman, maupun upaya pembungkaman yang mencederai kebebasan akademik,” ungkap Dekan FH UGM, Dahliana Hasan, dikutip dari pernyataan resminya pada Minggu, 19 Juli 2026.
“Tindakan tersebut bukan hanya menyerang individu, melainkan mencederai integritas institusi pendidikan dan prinsip demokrasi di Indonesia,” lanjutnya.
Beri Dukungan dan Perlindungan untuk Nabyla Risfa Izzati
Tak hanya mengecam adanya dugaan intimidasi yang ditujukan, FH UGM juga mengungkapkan akan memberikan perlindungan kepada Nabyla.
“Kami menjamin bahwa setiap staf pengajar yang menjalankan tugas tridharma perguruan tinggi dengan integritas akan mendapatkan perlindungan dan dukungan penuh dari institusi,” imbuhnya.
Selain dukungan moral, pihak kampus juga akan membantu dalam pendampingan hukum.
“Kami memberikan dukungan moral dan pendampingan hukum yang diperlukan bagi saudari Nabiyla Risfa Izzati dalam menghadapi situasi ini,” paparnya.
“FH UGM siap mengerahkan seluruh sumber daya dan jaringan yang ada untuk memastikan hak-hak konstitusional yang bersangkutan terlindungi.Kami mengajak seluruh elemen sivitas akademika untuk tetap bersatu dalam menjaga iklim kebebasan akademik di lingkungan kita,” sambungnya.
Kronologi Dugaan Intimidasi pada Nabyla Risfa Izzati
Dugaan adanya intimidasi kepada Nabyla bermula dari cuitannya yang mengaku dihubungi nomor tak dikenal dan meminta menghapus unggahan tentang mutasi pegawai di Kementerian PU.
“Tadi siang habis dapat ancaman untuk menghapus postingan tweet tentang Menteri PU (terlampir), dengan membuka data pribadi yang berisi alamat, NIK, TTL, data keluarga, dan lokasi terakhir gawai saya,” tulisnya dalam cuitan di akun X @nabylarisfa, diunggah pada 16 Juli 2026 lalu.