RTMPE Membuat yang Miskin jadi Kaya

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Kamis, 30 Juli 2015 | 15:47 WIB

KAMPAR, RIAUSATU.COM-Bupati Kampar Jefri Noer menjelaskan, melalui program Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) orang miskin di Kampar dapat menjadi kaya, untuk itu bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebagai leading sektornya melaksanakan dan punya usaha RTMPE serta menggiatkan program RTMPE agar dapat mempunyai tambahan penghasilan dan sekaligus memberdayakan ekonomi masyarakat.

Hal itu dikatakan Bupati Kampar Jefry Noer, ketika memberi arahan para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mulai eselon II dan III di lokasi demplot RTMPE Kubang Jaya Siak hulu.

Lebih jauh Bupati mejabarkan, sebagaimana dilansir kamparkab.go.id, Karena bagi pimpinan atau eselon SKPD dengan memiliki usaha RTMPE, bukan berarti harus menjadi petaninya tetapi hanya sebagai pemilik usaha, dengan begitu tentu akan merekrut pekerja baik itu anggota keluarga sendiri atau masyarakat miskin.

Disamping itu, jangan sampai masyarakat mengatakan bahwa usaha RTMPE hanya teori saja tetapi memang sudah di uji coba bahkan saat ini semua eselon di Kampar sudah mulai menerapkan usaha RTMPE sesuai bidang masing-masing SKPD.

Selain itu program RTMPE harus dapat di “demam” kan di Kampar, kalau sudah begitu tentu akan jadi pembicaraan umum dan menimbulkan penasaran, kemudian dengan adanya contoh di ikuti keberhasilan maka akan banyak di ikuti masyarakat, kata Bupati.

Program RTMPE merupakan program sederhana yang dapat dilaksanakan oleh siapapun, asalkan mau bekerja dan berusaha apalagi lingkup kerjanya di sekitar Rumah tangga, sehingga dapat di terapkan.

Diantaranya seperti  memilihara ternak sapi sebanyak 6 ekor saja, kemudian memanfaatkan urine nya, dari urine diolah  dengan proses permentasi dan ditambah campur-campuran lain bisa menghasilkan pupuk cair, yang dalam satu bulan bisa menghasilkan sebanyak 500 liter paling sedkitnya, ada juga hasil dari kotoran padat bisa dijadikan biogas untuk sumber energy, selain itu di lahan RTMPE ada ternak ayam petelur, kalau ayam di pelihara  sebanyak 100 ekor, akan mampu menghasilkan 60 sampai 70 butir telor  perhari.

Dari dua komoditi peternakan saja, sudah dapat menghasilkan uang jutaan dalam satu bulannya, ditambah penghasilan dari anakan sapi yang kalau di pelihara selama tiga tahun saja tentu sudah minimal 5 sampai 6 ekor anak sapi tersebut, ditambah daging ayamnya kalau ayam petelur kita pelihara selama enam bulam saja tentu sudah besar dan banyak dagingnya, ini tambahan penghasilan yang luar biasa, belum lagi hasil dari pertanian dan perikanannya, sebagai sumber penghasilan, kata Bupati.

Pemilik usaha atau para eselon di tiap SKPD, hanya memberi arahan dan mengajarkan cara kerja usaha, setelah itu mengontrolnya, hal itu kan dapat dilaksanakan semua petani,ucap Bupati karena itu dengan memanfaatkan lahan yang hanya 1 000 meter, kalau di kelola maksimal dan memiliki ilmunya tentu mampu mensejahterakan masyarakat Kampar. (dri)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

X