Jalan Riau Banyak Rusak, Diskusi Sijari dan WAG Suara Riau Bongkar Persoalan

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Sabtu, 4 Maret 2023 | 12:49 WIB
  Diskusi Sijari) dan WA Group Suara Riau membedah persoalan jalan di Riau. (f: ist)
Diskusi Sijari) dan WA Group Suara Riau membedah persoalan jalan di Riau. (f: ist)

Ir .Ichwanul Ihsan mantan Kepala Balai Prasaran Pemukiman Wilayah Riau yg juga hadir dan dimintai pendapat mengatakan bahwa jalan Provinsi bisa diserahkan menjadi jalan Pusat, namun seberapa data jalan yang sudah diserahkan kepada pusat, kita harus tahu itu dan bagaimana kondisi jalan yang diserahkan itu saat ini.

Selain dana pemerintah, sebenarnya Riau memiliki dana CSR yg bisa digunakan untuk memperbaiki jalan, rata - rata perusahaan setuju jika dana tersebut digunakan untuk yg lebih jelas dibandingkan untuk sesuatu yg kita semua tau ujarnya.
Zulkarnain Kadir yang biasa di sapa Zulkadir, mantan pejabat yang juga pengamat pemerintahan yang ikut menghadiri diskusi mengatakan kita tak pernah dengar bahwa pemerintah daerah belakangan ini ngotot untuk merebut dana infrastruktur dari pusat, ketika ditolak langsung balik pulang, disamping itu kerasnya, dengan kondisi jalan yang rusak parah, kita malah membangun dengan mewah Instansi Vertikal.

Sedangkan Fachri Yasin, tokoh senior dan Ketua Forum Pembaruan Kebangsaan yang turut hadir dengan nada tegas mengatakan bahwa DPRD juga bertanggung jawab atas alokasi dana perbaikan jalan yang ada, disamping itu dukungan DPRD Riau juga sangat rendah atas kondisi yang terjadi. Tidak terdengar kritik Keras dan perannya.

Dari tokoh Muda Riau yang juga Calon Bupati Kampar Rahmat Jevary Juniardo yang biasa disapa Ardo mengatakan bahwa sepanjang Kendaraan dengan Tonase Besar / ODOL tetap dibiarkan dengan leluasa, maka kondisi jalan kita tak akan pernah baik, bagi pengusaha tentu saja putaran dan keuntungan menjadi orientasi, tetapi swasta juga perlu ditertibkan.

Perdebatan diskusi berjalan seru, dipandu Moderator Makbul Cahaya Dosen Psikologi UIN dengan senyum2 segarnya dan sentilan2 hangat mempermainkan psikologi peserta diskusi. Diskusi berjalan seru hingga tengah malam. Perdebatan dan silang pendapat yang sehat terjadi dalam kondisi kondusif, saling sindir dan saling senggol membuat suasana diskusi semakin seru. Kehadiran para tokoh senior, tokoh masyarakat, Tokoh Pers, Tokoh Pemuda, Tokoh mahasiswa meramaikan diskusi.

Diskusi ditutup dengan harapan peserta diskusi - diskusi positif yang ditaja Sijari dan WAG Suara Riau ini bisa lebih sering dilaksanakan, sehingga bisa menjadi ruang - ruang perdebatan, pertukaran pendapat, keluh kesah dan harapan - harapan. Apalagi kegiatan dilaksanakan diwarung kopi dengan kondisi santai, akrab dan hangat. Ruang ini perlu diperbanyak ujar banyak peserta diskusi.

Menutup Diskusi, Direktur Sijari Ricky Rahmadia yang di dampingi rekan - rekannya Tata Haira, Mampe, Satriawan dan Hambali mengatakan InsyaAllah diskusi-diskusi seperti ini akan terus kita upayakan dilaksanakan, Riau perlu ruang - ruang Publik yang sehat dan mencerahkan. (rls)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X