PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Polda Riau mengikuti puncak Bakti Kesehatan (Bakkes) dan Bantuan Sosial (Bansos) dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia pada Selasa 23 Juni 2027.
Kegiatan nasional yang dipusatkan di Rumah Sakit Lemdiklat Polri ini diikuti jajaran kepolisian daerah seluruh Indonesia melalui sambungan virtual.
Di Riau, kegiatan dipusatkan di Ballroom Hotel Grand Central Pekanbaru dan dihadiri langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Hery Heryawan, unsur Forkopimda, pejabat utama Polda Riau, serta para mitra dari sektor kesehatan.
Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rangkaian bakti kesehatan yang menjadi wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
"Alhamdulillah, melalui Bidokkes Polda Riau kami telah melaksanakan 14 rangkaian pelayanan kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Seluruh kegiatan ini telah dilaksanakan di seluruh Polres dan kabupaten/kota di Provinsi Riau," ujar Irjen Herry.
Ke-14 layanan kesehatan itu meliputi pengobatan umum dan spesialis, pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan kesehatan gigi, operasi bibir sumbing, operasi katarak, khitanan massal, bedah minor, penyuluhan dan pelayanan keluarga berencana (KB), donor darah, deteksi dini dan pencegahan stunting, pemeriksaan laboratorium, pemberian vitamin untuk meningkatkan imunitas, pembagian kacamata gratis, hingga pelayanan kesehatan serta pemberian alat bantu bagi penyandang disabilitas.
Irjen Herry mengungkapkan capaian program bakti kesehatan tahun ini melampaui target yang telah ditetapkan. Salah satunya pada program pemeriksaan kesehatan gratis yang semula ditargetkan melayani 1.432 orang, namun realisasinya telah mencapai lebih dari 2.400 peserta.
"Ini patut kita syukuri. Artinya, semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan Polri," kata Irjen Hery.
Irjen Herry juga menyoroti tingginya kasus hipertensi dan diabetes di Provinsi Riau. Menurutnya, kedua penyakit itu berpotensi memicu berbagai komplikasi apabila tidak dideteksi sejak dini.
Karena itu, Irjen Herry meminta seluruh Kapolres untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan dinas kesehatan agar cakupan pemeriksaan kesehatan masyarakat terus meningkat, terutama di wilayah yang tingkat partisipasinya masih rendah.
"Saya minta seluruh Kapolres jajaran Polda Riau berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota dan dinas kesehatan untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan, khususnya terhadap hipertensi dan diabetes sebagai upaya pencegahan komplikasi," tegasnya.