Penanganan terhadap SS kini sepenuhnya dialihkan ke Yayasan Berkas Bersinar Abadi Lamongan.
Pembina Yayasan Berkas Bersinar Abadi, Ipda Purnomo—yang dikenal aktif dalam aksi kemanusiaan dan rehabilitasi ODGJ—turun langsung menjemput SS dari rumah keluarganya di RT 12 RW 02 Desa Klutuk, Tuban.
Ipda Purnomo menegaskan bahwa penjemputan ini merupakan bentuk kepedulian agar wanita tersebut mendapatkan penanganan medis dan psikologis yang layak, serta mengembalikan harapannya untuk kembali menjadi ibu bagi kedua anaknya.
"Alhamdulillah hari ini pasien sudah saya jemput untuk bisa saya rawat tanpa batas waktu, sampai sehat, pulih, dan stabil. Kasihan, masih ada tanggung jawab membesarkan dua anak yatim yang membutuhkan pendampingan dari ibu kandungnya," kata Ipda Purnomo, Selasa (14/7/2026).
Setibanya di yayasan rehabilitasi ODGJ di Lamongan tersebut, tim relawan langsung melakukan tindakan penanganan awal. Rantai besi yang membelenggu kaki SS segera dilepaskan.
Petugas kemudian memandikan pasien, memberikan pakaian bersih yang layak, serta memberikan asupan makanan dan minuman yang cukup.
Selanjutnya, SS dijadwalkan mengikuti program rehabilitasi intensif yang terstruktur secara bertahap. Program pemulihan ini meliputi:
Pemeriksaan kondisi fisik umum dan pemeriksaan kesehatan jiwa.
Pemberian obat-obatan rutin sesuai dengan rekomendasi dan anjuran tenaga medis.
Terapi psikologis berkelanjutan.
Pendampingan serta bimbingan dalam aktivitas sehari-hari.
Ipda Purnomo berharap proses pemulihan kejiwaan SS dapat berjalan optimal agar hak asuh dan kedekatan bersama anak-anaknya bisa kembali terjalin.
"Kami berharap setelah kondisinya pulih, ia bisa kembali mendampingi dan merawat kedua anaknya. Itu menjadi motivasi kami untuk terus memberikan pendampingan hingga sembuh," tutur Ipda Purnomo.***