JAKARTA, RIAUSATU.COM - Setidaknya ada tujuh provinsi di Indonesia yang berpotensi bakal dilanda hujan lebat pada besok, Sabtu, 11 Juli 2026.
Hal tersebut berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Adapun beberapa provinsi lainnya berpotensi diterjang angin kencang.
Menurut BMKG, sejumlah fenomena atmosfer masih perlu diperhatikan karena dapat mendukung pertumbuhan awan hujan, baik secara lokal maupun regional.
Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang berinteraksi dengan Gelombang Rossby Ekuator diprakirakan aktif di beberapa wilayah.
Selain itu, Siklon Tropis Bavi juga diprakirakan masih berada di Laut Filipina, sebelah utara Papua Barat.
BMKG menyampaikan, siklon tersebut bergerak ke arah barat laut dan semakin menjauhi wilayah Indonesia.
Meski demikian, keberadaannya dapat memberikan dampak tidak langsung berupa pembentukan daerah konvergensi dan konfluensi di sejumlah lokasi.
Sistem tersebut juga mendukung terbentuknya low level jet di sepanjang Samudra Pasifik utara hingga timur Filipina, sehingga mampu menginduksi peningkatan kecepatan angin di sekitar wilayahnya.
“Keberadaan MJO, Gelombang Rossby Ekuatorial, dan pengaruh tidak langsung dari siklon tropis tersebut masih berpotensi meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di sebagian wilayah di tengah meluasnya musim kemarau di wilayah Indonesia,” bunyi keterangan BMKG, dilansir kompas.com.
Dilansir dari laman resmi BMKG, berikut ini prakiraan cuaca mengenai potensi hujan lebat pada 11 Juli 2026:
Hujan sedang-lebat:
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Kepulauan Riau
Kalimantan Utara
Papua Tengah
Papua Pegunungan
Papua Selatan.
Angin kencang:
Aceh
Banten
Kepulauan Bangka Belitung
Kepulauan Riau
Maluku Utara
Nusa Tenggara Timur
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Sulawesi Utara.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak turunan hujan lebat serta turunannya seperti genangan, banjir, tanah longsor, pohon tumbang, gangguan perjalanan, dan berkurangnya jarak pandang.
BMKG juga mengimbau untuk mewaspadai potensi sambaran petir dengan menghindari berteduh di bawah pohon, papan reklame, atau bangunan rapuh.