Bukit Suligi, Arena Latihan Ranpur TNI yang Terkepung Jalan Rusak

photo author
Novrizon Burman, Riau Satu
- Minggu, 28 September 2025 | 09:28 WIB
Selama tiga hari, 24–27 September, Kompi Kavaleri 6/Rajawali Bhakti Tama (Kikav 6/RBT) Kodam XIX/Tuanku Tambusai menguji kemampuan prajuritnya dengan latihan menembak senjata kendaraan tempur (ranpur). (f: istimewa)
Selama tiga hari, 24–27 September, Kompi Kavaleri 6/Rajawali Bhakti Tama (Kikav 6/RBT) Kodam XIX/Tuanku Tambusai menguji kemampuan prajuritnya dengan latihan menembak senjata kendaraan tempur (ranpur). (f: istimewa)

ALIANTAN, RIAUSATU.COM — Dentuman meriam dari panser Anoa dan Tarantula memecah keheningan Bukit Suligi, Desa Aliantan, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, pada akhir September 2025.

Selama tiga hari, 24–27 September, Kompi Kavaleri 6/Rajawali Bhakti Tama (Kikav 6/RBT) Kodam XIX/Tuanku Tambusai menguji kemampuan prajuritnya dengan latihan menembak senjata kendaraan tempur (ranpur).

Sebanyak 46 personel dikerahkan. Mereka tiba di Aliantan dengan dua ranpur, dipimpin Dankikav 6/RBT, Kapten Kav. A. Munir Ritonga.

“Latihan ini untuk mengasah kemampuan sekaligus menjaga kesiapsiagaan prajurit,” ujar Kapten Munir.

Latihan berjalan lancar. Warga pun antusias menyaksikan jalannya uji tembak.

1. Bukit Suligi, Arena Latihan Ranpur TNI yang Terkepung Jalan Rusak. (f: istimewa)
1. Bukit Suligi, Arena Latihan Ranpur TNI yang Terkepung Jalan Rusak. (f: istimewa)

Camat Kabun, Anang Perdhana Putra, menilai kegiatan ini tak hanya meningkatkan profesionalisme prajurit, tetapi juga memberi dampak ekonomi lokal.

“UMKM tumbuh setiap ada latihan. Kami berharap Bukit Suligi bisa dijadikan pusat pelatihan,” katanya.

Namun, di balik gegap gempita latihan tempur, terdapat persoalan klasik: akses jalan.

Jalur 25 kilometer dari Simpang Kokar menuju Bukit Suligi masih berupa tanah, berlubang, becek, dan sempit.

Truk pengangkut ranpur bahkan sempat terjebak lumpur.

“Jalan provinsi ini rusak parah, padahal menghubungkan antarkabupaten,” ujar H. Herman Datuk Panglimo Sultan, tokoh masyarakat Aliantan.

Dankikav 6/RBT, Kapten Kav. A. Munir Ritonga, Camat Kabun Anang Perdhana Putra, Kapolsek Kabun AKP Efendi Lupino, dan tokoh masyarakat Aliantan Herman Datuk Panglimo Sultan. (f: istimewa)
Dankikav 6/RBT, Kapten Kav. A. Munir Ritonga, Camat Kabun Anang Perdhana Putra, Kapolsek Kabun AKP Efendi Lupino, dan tokoh masyarakat Aliantan Herman Datuk Panglimo Sultan. (f: istimewa)

Ironi kian terasa. Bukit Suligi bukan sekadar lokasi latihan militer.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novrizon Burman

Tags

Rekomendasi

Terkini

BMKG: Cuaca Riau Hari Ini Relatif Kondusif

Selasa, 14 Juli 2026 | 09:00 WIB

Lagi, Harimau Sumatera Terkam Manusia di Riau

Senin, 13 Juli 2026 | 16:28 WIB

BMKG Sebut Hari Ini di Riau Tanpa Potensi Hujan

Senin, 13 Juli 2026 | 09:38 WIB

BMKG Prediksi Puncak Kemarau Juli-September 2026

Jumat, 10 Juli 2026 | 20:22 WIB
X