Batu itu diabadikan di dalam pilar yang ada di dalam Masjid Kubah Kuning. Dan, terdapat juga tiga helai rambut Nabi Muhammad di dalamnya.
Titik Masjid Kubah Kuning itu dulu sebenarnya adalah Bukit Muria. Bukit itulah yang menjadi kiblat pertama saat perintah shalat.
Jadi, menurut Viras, saat memimpin shalat 144 di Masjidil Aqsa, Nabi menghadap ke Bukit Muria atau lokasi Masjid Kubah Kuning.
Namun, karena arah kiblat sudah berubah ke Baitullah, shalat tidak lagi menghadap ke bukit tersebut.
Masjid Kubah Abu, sekarang menjadi tempat ibadah shalat lima waktu. Namun, seluruh bagian kawasan Aqsa di dalam masjid maupun halaman adalah Aqso. (bersambung)
Andi Noviriyanti
Wartawan Riausatu.com