Sebaliknya, rendahnya literasi media dapat memperbesar polarisasi sosial dan mempercepat penyebaran disinformasi politik.
Pada akhirnya, perkembangan AI tidak dapat dihindari.
Teknologi ini akan terus berkembang dan semakin terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari.
Tantangannya bukan pada bagaimana menghentikan AI, melainkan bagaimana memastikan teknologi tersebut digunakan untuk memperkuat kualitas pengetahuan publik.
Literasi media di era AI bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.
Sebab di tengah derasnya arus informasi digital, kemampuan membedakan fakta dan manipulasi akan menentukan kualitas masyarakat itu sendiri. ***
M. Asrar Rais
Komisioner KPID Riau