kolom

Proyek Pipa Rokan Rp4,4 Triliun: Bisnis Energi atau Bagi-Bagi Proyek?

Senin, 11 Mei 2026 | 07:38 WIB

Oleh: Novrizon Burman

Di ATAS kertas, proyek pipa minyak Blok Rokan tampak seperti simbol kebangkitan energi nasional pascaambil alih pengelolaan blok migas terbesar itu dari Chevron Pacific Indonesia kepada PT Pertamina Hulu Rokan.

Nilai investasinya jumbo: sekitar 300 juta dollar AS atau setara Rp4,4 triliun. Jalurnya membentang sejauh 365 kilometer dari Minas–Duri–Dumai hingga Balam–Bangko–Dumai.

Pemerintah menyebut proyek ini sebagai infrastruktur strategis untuk menopang distribusi minyak mentah dan menjaga lifting nasional.

Namun di balik narasi besar tentang ketahanan energi nasional, proyek ini justru menyisakan sederet pertanyaan yang hingga kini belum terjawab.

Pertanyaan paling mendasar adalah: mengapa PT Pertamina Gas atau Pertagas harus menggandeng PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) sebagai mitra investasi?

Pertanyaan itu bukan tanpa alasan. Mantan Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk, Suko Hartono, pernah menyebut Pertagas sesungguhnya mampu membangun proyek tersebut sendiri.

Perusahaan disebut memiliki kemampuan finansial yang cukup, sementara keekonomian proyek dinilai sangat menarik.

Secara kalkulasi bisnis, jika Pertagas menggarap proyek itu sendiri dengan kepemilikan 100 persen, nilai net present value (NPV) diperkirakan mencapai 181,32 juta dollar AS.

Namun ketika investasi dibagi dengan RAJA, porsi keuntungan Pertagas turun menjadi sekitar 145,06 juta dollar AS.

Artinya, secara hitungan bisnis, Pertagas justru berpotensi memperoleh keuntungan lebih besar bila berjalan sendiri.

Lalu, mengapa harus berbagi? Di titik inilah aroma janggal mulai tercium.

Menariknya proyek ini sempat menjadi laporan utama Majalah Gatra, Edisi 21 Oktober 2020, dengan cover: Anak Mantu Megawati di Blok Rokan.

Dalam praktik bisnis energi, perusahaan pelat merah biasanya menggandeng mitra karena tiga alasan utama: keterbatasan modal, kebutuhan teknologi, atau pembagian risiko. 

Halaman:

Tags

Terkini

Dunia Hanyalah WC, Catatan Religi Ramon Damora

Jumat, 12 Juni 2026 | 14:51 WIB

Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri

Minggu, 7 Juni 2026 | 21:40 WIB