kolom

Novelet Religi “Sang Tokoh”: [9] Berjumpa Ratu Pantai Selatan

Rabu, 20 Maret 2024 | 23:48 WIB
Wina Armada Sukardi. (f: istimewa)

Oleh: Wina Armada Sukardi

KENDATI telah berhasil menyelesaikan persoalan tuduhan kepadanya di media sosial dengan cara unik, Sang Tokoh tetap merasa sangat lelah.

Mungkin tanpa disadari, persoalan tersebut telah mengurangi  tenaganya, sekaligus dia mengalami pergulatan batin yang berat.

Sekarang, semuanya sudah beres. Sudah ada klarifikasi yang disaksikan berjuta-juta orang.

Tak hanya itu, undangan untuk ceramah, jadi khotib dan sebagainya langsung berdatangan lagi bertubi-tubi.

Panitia pengundang pun banyak yang mohon maaf atas sikapnya ikut menghakimi Sang Tokoh. Semuanya dijawab Sang Tokoh, tak ada masalah.

Tetapi Sang Tokoh mengutarakan dalam tempo sebulan ke depan, dia belum aktif lebih dahulu. Sang Tokoh ingin istirahat sejenak. Ingin santai. Ingin menenangkan diri dulu.

Atas saran kakaknya, Sang Tokoh akhirnya memilih daerah beristirahat di Pelabuhan Ratu, Sukabumi.

Dipilih hotel yang tidak terlalu ramai, Hotel Pelabuhan Ratu Indonesia Internasional, sebuah hotel BUMN yang sudah sangat lama berdiri. Bahkan yang pertama ada di sana yang bertaraf internasional.

Letak hotelnya di bibir pantai Pelabuhan Ratu. Dari hotel debur ombak masih terdengar. Apalagi pada malam hari, lebih jelas lagi suara ombaknya, menimbulkan suasana tenang sekaligus mistis. Tak heran di seputar wilayah hotel ini beredar berbagai macam mitos dan aneka cerita mistis.

Hanya saja hotelnya yang sudah lama belum banyak direnovasi. Banyak bagian hotel yang terasa sudah usang dan kurang diberi sentuhan internasional yang sesuai zaman.

Dengan begitu, hotel terasa ketinggalan zaman dan bahkan rada “redup dan hambar.” Belum lagi kualitas makanannya pun di sini, “pas-pasan” saja.

Setelah jalan tol Jakarta Sukabumi tembus ke sekitar Pelabuhan Ratu, jika ingin dibanjiri turis, perlu banyak perubahan dan perbaikan.

Tetapi lantaran yang dicari Sang Tokoh bukan itu, melainkan ketenangan, Sang Tokoh tidak begitu memperdulikan hal-hal itu. Baginya, jika hotel dapat memberikan ketenangan, sudah cukup.

Sang Tokoh datang lengkap satu keluarga. Mereka mengambil beberapa kamar yang sederetan. Lokasi kamarnya di lantai tertinggi yang diperuntukan kamar. Semuanya menghadap pantai.

Halaman:

Tags

Terkini

Dunia Hanyalah WC, Catatan Religi Ramon Damora

Jumat, 12 Juni 2026 | 14:51 WIB

Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri

Minggu, 7 Juni 2026 | 21:40 WIB