Ia menambahkan bahwa kasus serupa pernah terjadi di Rokan Hilir, namun penyelidikannya mandek karena kurangnya bukti atau tekanan politik.
Latar Belakang Politik
Bistamam sebelumnya mencalonkan diri sebagai Bupati Rokan Hilir dalam Pilkada 2024 dan bersaing ketat dengan petahana Afrizal Sintong.
Menjelang pemilu, tensi politik di daerah tersebut meningkat, dengan laporan pelanggaran terbanyak kedua di Riau.
Kapolda Riau saat itu, Irjen Mohammad Iqbal, bahkan mengingatkan kedua calon untuk menjaga kondusivitas daerah.
Kasus ini menambah daftar panjang dugaan pemalsuan dokumen oleh pejabat di Rokan Hilir, salah satunya Afrizal Sintong, eks Bupati Rohil yang dikalahkan Bistamam.
Masyarakat kini menanti langkah tegas dari aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini demi menjaga integritas pemerintahan daerah. ***