KPK Didesak Dalami Aliran Suap Kasus OTT Bupati Muara Enim, Nama Bobby Rizaldi Jadi Sorotan

photo author
Novrizon Burman, Riau Satu
- Selasa, 16 Juni 2026 | 17:57 WIB
KPK Didesak Dalami Aliran Suap Kasus OTT Bupati Muara Enim, Nama Bobby Rizaldi Jadi Sorotan.
KPK Didesak Dalami Aliran Suap Kasus OTT Bupati Muara Enim, Nama Bobby Rizaldi Jadi Sorotan.

JAKARTA, RIAUSATU.COM — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak memperluas penyidikan kasus dugaan suap yang terungkap melalui operasi tangkap tangan (OTT) terkait Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Selain menelusuri pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka, KPK diminta mendalami kemungkinan adanya aliran dana suap ke pihak lain yang memiliki hubungan dengan proses pemeriksaan keuangan daerah tersebut.

Desakan itu mengemuka setelah Ketua Tim Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Selatan, Titin Rita Lestari, yang telah ditetapkan sebagai tersangka, menyebut adanya “pimpinan berjenjang” ketika ditanya mengenai pihak yang diduga menerima uang dalam perkara tersebut. 

Di tengah berkembangnya penyidikan, nama Anggota V BPK RI Bobby Adhityo Rizaldi turut menjadi sorotan.

Hal itu tidak terlepas dari keterangan KPK mengenai hubungan Augus Dwianggara alias Angga, tersangka lain dalam perkara tersebut, yang pernah menjadi staf ahli anggota DPR yang kini menjabat sebagai Anggota V BPK RI.

Pengamat intelijen Sri Radjasa menilai penyidikan tidak boleh berhenti pada pelaku yang berada di lapangan.

Menurut dia, KPK perlu menelusuri secara menyeluruh kemungkinan adanya aliran dana, rantai komunikasi, serta pihak-pihak yang diduga memiliki pengaruh dalam proses pengondisian hasil pemeriksaan.

“Pernyataan bahwa ‘pimpinan saya berjenjang’ harus segera didalami KPK. Ini bisa menjadi petunjuk awal untuk menelusuri siapa saja pihak yang mengetahui, memerintahkan, menerima manfaat, atau membiarkan praktik pengondisian audit tersebut terjadi,” kata Sri di Jakarta, Selasa, 16 Juni 2026.

Menurut Sri, perhatian publik saat ini tertuju pada kemungkinan adanya hubungan antara pelaksana di lapangan dengan struktur pemeriksaan yang lebih tinggi. 

Karena itu, KPK dinilai perlu mengklarifikasi relasi antara Angga dan Bobby Adhityo Rizaldi untuk memastikan ada atau tidaknya keterkaitan dengan perkara yang sedang disidik.

“Kalau benar ada hubungan historis, komunikasi, atau koordinasi yang relevan dengan perkara ini, semuanya harus dibuka secara transparan. Publik perlu mengetahui apakah Angga bertindak sendiri atau terdapat pihak lain yang memiliki pengaruh terhadap proses pengondisian temuan audit,” ujarnya.

Dikonfirmasi Riausatu.com melalui pesan WhatsApp, Selasa, 16 Juni 2026, terkait tudingan Titin Rita Lestari, Bobby Adhityo Rizaldi, tidak membalas pertanyaan yang dikirim, sampai berita ini di-posting.

Dalam struktur BPK, Bobby saat ini menjabat sebagai Anggota V BPK RI.

Sementara itu, BPK Perwakilan Sumatera Selatan memiliki tugas melakukan pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan pemerintah daerah di wilayah Sumatera Selatan, termasuk Kabupaten Muara Enim.

Sri menilai penyidikan perlu diarahkan tidak hanya pada dugaan penerimaan suap, tetapi juga pada mekanisme pengawasan, jalur pelaporan, serta pihak-pihak yang memiliki kewenangan dalam proses pemeriksaan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novrizon Burman

Tags

Rekomendasi

Terkini

X