Ketum DPP Bapera Tegaskan Ekonomi Indonesia Harus Berbasiskan 'Fair Trade' Bukan 'Free Trade'

photo author
Novrizon Burman, Riau Satu
- Kamis, 5 Januari 2023 | 21:08 WIB
Ketua Umum DPP Bapera, Fahd El Fouz A Rafiq, bersama keluarga di Kota Koln, Jerman, Rabu (4/1/2023). (f: istimewa)
Ketua Umum DPP Bapera, Fahd El Fouz A Rafiq, bersama keluarga di Kota Koln, Jerman, Rabu (4/1/2023). (f: istimewa)

"Agar mudah memahaminya negara mana yang menggunakan state capitalism yaitu jika mau masuk ke sebuah negara mereka minta Goverment Guarantee. Negara mana yang menggunakan swastanya pada saat deal b to b, tapi senatornya bahkan presidennya ikut menekan sebuah negara. Hal seperti ini harus kita curigai," tukasnya.

Solusi
"Jadi apa langkah kita ke depan? Yaitu, kita menggunakan ekonomi Pancasila. Apa itu ekonomi Pancasila? Yaitu, ekonomi berbasis fair trade keadilan, bukan free trade," sarannya.

Kembali ke topik perang dagang, tutur Ketua Bidang Ormas DPP Partai Golkar ini, state capitalism dan swasta pasar bebas tindakan Amerika melindungi swastanya, tindakan China melindungi komunismenya.

"Indonesia sekali lagi harus menerapkan ekonomi Pancasila berbasis fair trade diawali dengan membangun kekuatan dalam negeri. Bangun kekuatan diri sendiri, cukup membuat kebijakan ekonomi baru berbasis produk lokal," pungkas Fahd A Rafiq. ( )

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novrizon Burman

Tags

Rekomendasi

Terkini

X