KSO ini beranggotakan PT Indonesia Drilling Bersama, PT Sumi Gita Jaya, dan PT Andalan Karya Mulia.
BERITA TERKAIT:
Sikap serupa juga ditunjukkan Konsorsium KSO MZONA yang mengerjakan Paket A proyek remediasi tersebut.
Konfirmasi yang dikirim kepada Herman dari PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk serta Dika ACS dari PT Oriental Primasinergi Engineering hanya berstatus dibaca.
KSO MZONA diketahui mengelola Paket A dengan nilai kontrak sekitar Rp2,2 triliun.
Konsorsium itu terdiri dari PT Multi Persada Servis, Zengzeng, PT Oriental Primasinergi Engineering, PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk, dan PT Adiguna Cakra Semesta (ACS).
BERITA TERKAIT:
Adapun kontraktor Paket C hingga kini belum diketahui secara terbuka.
Jika ditotal, keseluruhan proyek pemulihan limbah B3 warisan Chevron di Blok Rokan diperkirakan mencapai sekitar Rp7 triliun.
Nilai jumbo itu menjadikan proyek tersebut sebagai salah satu pekerjaan remediasi lingkungan terbesar dalam industri migas Indonesia.
Namun, besarnya anggaran dinilai belum diikuti dengan transparansi memadai terkait progres pemulihan lingkungan.
PHR sebelumnya menyatakan proses remediasi terus dipercepat.
“Saat ini kami fokus untuk pekerjaan pemulihan TTM agar tugas ini cepat selesai,” ujar Pjs VP Remediation & Asset Retirement PHR Regional 1 Sumatra, Aryo Banowo, pada Jumat, 22 Mei 2026.