Tiga BUMD Pekanbaru Tak Beri Kontribusi PAD, Pengamat Ekonomi: Segera Evaluasi

photo author
Novrizon Burman, Riau Satu
- Selasa, 4 Juli 2023 | 18:19 WIB
Edyanus Herman Halim, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau. (f: istimewa)
Edyanus Herman Halim, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau. (f: istimewa)

PEKANBARU, RIAUSATU.COM – Rencana Pemerintah Kota Pekanbaru melakukan lelang jabatan direksi PT. Sarana Pembangunan Pekanbaru (SPP), mendapat dukungan dari Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau, Assoc. Prof. Dr. H. Edyanus Herman Halim, SE, MS.

Malah pengamat ekonomi ini menyarankan, Pemko Pekanbaru juga melakukan fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) untuk dua direksi BUMD lainnya, yakni
Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Siak dan PT BPR Pekanbaru Madani (Bank Pekanbaru).

"Kalau kinerja ketiga BUMD milik Pemko Pekanbaru tidak profitable (berguna, menguntungkan), (direksi) dievaluasi saja," ujar Edyanus Herman Halim, dalam bincang-bincangnya dengan riausatu.com, di Pekanbaru, Selasa (4/7/2023).

Seperti diketahui, Pemko Pekanbaru pada Oktober 2023 ini akan melakukan lelang (Open Bidding) jabatan memilih direksi PT. SPP. Pasalnya, BUMD tersebut belum memberikan kontribusi bagi APBD Kota Pekanbaru.

"Asisten II dan Sekda lagi mengevaluasi BUMD di Kota Pekanbaru. Insya Allah, Oktober ini direksi PT. SPP akan kita buat open bidding," ujar Penjabat Walikota Pekanbaru Muflihun, S.STP., M.AP, Kamis (25/5/2023).

Muflihun menyebut, sampai saat ini PT. SPP belum memberikan kontribusi cukup baik, bahkan BUMD ini masih membebani APBD Pekanbaru. Karena itu, dirinya mengevaluasi BUMD tersebut.

"Terkait evaluasi ini, tidak ada intervensi siapa pun. Saya hanya ingin (semua) BUMD milik Pemko Pekanbaru dikelola dengan profesional," pungkas Muflihun.

Pemko Pekanbaru memiliki tiga BUMD yakni Perumdam Tirta Siak, PT BPR Pekanbaru Madani, dan PT. SPP. Sayang, ketiga BUMD belum memberikan kontribusi PAD bagi keuangan Pemko Pekanbaru.

Pendekatan Bisnis
Menurut Edyanus Herman Halim, BUMD didirikan dengan orientasi utama adalah untuk mendapatkan profit (keuntungan) agar bisa memberikan kontribusi bagi PAD.

Kendati demikian, keberadaan BUMD juga mengemban misi sosial, yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat. Maka ada BUMD yang mengelola usaha yang tidak terlalu diminati oleh para pelaku usaha, sementara produk yang dihasilkan BUMD itu sangat diperlukan oleh masyarakat luas.

Kendati mengemban misi sosial, menurut Herman, prinsip BUMD harus mendapatkan keuntungan guna memberi kontribusi pada PAD tetap tidak bisa ditinggalkan.

Makanya, setiap BUMD harus dikelola dengan manajemen modern dengan tidak mengabaikan prinsip pengelolaan yang efektif dan efisien, katanya.

"Harus dievaluasi kenapa BUMD itu tidak menghasilkan profit," kata Herman. "Dari hasil evaluasi itulah nantinya akan bisa diambil tindakan yang sebaiknya dilakukan," terang Herman.

Dan menjadi aneh, menurut Herman, bila sebuah perusahaan tidak mampu menghasilkan keuntungan. "Berarti nilai perusahaan itu tidak naik, dan itu adalah kegagalan," ungkapnya.

"Oleh karena itu harus dievaluasi," katanya. Apakah proses bisnisnya yang perlu diperbaiki, apakah sumber daya manusia yang mengelola yang perlu ditingkatkan kapabilitasnya atau bidang usaha yang dikelola yang tidak profitable?

"Itu harus jelas sehingga bisa diambil keputusan. Kalau karena manusianya tentu harus ada branding terhadap manusianya, kalau proses bisnisnya tentu harus ada perekayasaan ulang, dan  kalau karena bidang usaha harus dicari bidang-bidang usaha yang dinilai bisa menghasilkan profit."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novrizon Burman

Tags

Rekomendasi

Terkini

Hore! Bansos PKH Tahap 3 2026 Segera Cair

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:43 WIB

Utang Luar Negeri RI Tembus Segini

Jumat, 17 Juli 2026 | 08:29 WIB

Kemenaker Buka Program Magang Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:50 WIB

Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka Hari Ini

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:48 WIB

Terbuka Lowongan Kerja PELNI Services 2026

Jumat, 10 Juli 2026 | 13:30 WIB
X