5. Listrik per kWh subsidi
Pemerintah juga memberikan subsidi tarif listrik per kWh senilai 67 persen.
Berikut rincian tarif listrik untuk daya 900 VA sebelum dan sesudah disubsidi: Harga asli: Rp 1.800 per kWh
Nilai subsidi: Rp 1.200 per kWh
Harga yang dibayar masyarakat: Rp 600 per kWh.
6. Listrik per kWh non-subsidi Pemerintah memberikan kompensasi senilai 22 persen untuk listrik non-subsidi per kWh.
Berikut perinciannya:
Harga asli: Rp 1.800 per kWh Nilai subsidi: Rp 400 per kWh
Harga yang dibayar masyarakat: Rp 1.400 per kWh.
7. Pupuk urea
Pemerintah menanggung 59 persen dari harga normal pupuk urea. Dengan begitu, masyarakat bisa memperoleh harga pupuk lebih murah.
Berikut perbandingannya:
Harga asli: Rp 5.558 per kg
Nilai subsidi: Rp 3.308 per kg
Harga yang dibayar masyarakat: Rp 2.250 per kg.
8. Pupuk NPK
Sementara untuk pupuk NPK, pemerintah menggelontorkan subsidi lebih besar lagi, yakni mencapai 78 persen.
Berikut perinciannya:
Harga asli: Rp 10.791 per kg
Nilai subsidi: Rp 8.491 per kg
Harga yang dibayar masyarakat: Rp 2.300 per kg.
Dikutip dari laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pemerintah telah menetapkan anggaran subsidi selama 2025.
Namun, jika dibandingkan dengan penetapan lokasi, subsidi mengalami penurunan dari target tahun sebelumnya, yakni 19,58 juta KL. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan, penurunan didasari oleh rencana efisiensi penyaluran BBM Bersubsidi agar lebih tepat sasaran.
Berikut ini alokasi anggaran subsidi komoditas energi berdasarkan hasil rapat kerja Menteri ESDM dengan Komisi VII DPR RI:
BBM subsidi: 19,41 juta kiloliter (KL). Minyak tanah: 0,52 juta KL
Minyak solar: 18,89 juta KL
LPG 3 kg: 8,2 juta metrik ton.
Selain BBM, pemerintah juga mengalokasikan anggaran untuk subsidi listrik sebesar Rp 90,22 triliun. Nominal subsidi itu naik dari target tahun 2024 sebesar Rp 73,2 triliun.
"Kenaikan tersebut didorong oleh perkiraan kenaikan jumlah p"enerima subsidi listrik dari 40,89 juta pelanggan di tahun 2024 menjadi 42,08 juta di tahun 2025," ungkap Bahlil.***