Kondisi Mulai Membaik, Wagubri Ajak Jemaah Kembali Meramaikan Masjid

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Sabtu, 7 Januari 2023 | 15:25 WIB
 Wagubri dalam kegiatan GSSB) di Masjid Al Hidayah. (f: ist)
Wagubri dalam kegiatan GSSB) di Masjid Al Hidayah. (f: ist)

BANGKINANG, RIAUSATU.COM - Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Brigjen (TNI) purn Edy Natar Nasution mengatakan, kini saat kondisi sudah mulai membaik dan tampak normal menjadi pertanggungjawaban untuk mengajak para jama'ah kembali meramaikan masjid.

Wagubri merujuk kondisi pada 2020 lalu, di saat pemerintah mengimbau kepada umat beragama untuk melaksanakan ibadah di rumah saja. Hal itu dilakukan untuk menerapkan pencepatan penanganan Covid-19.

Wagubri mengatakan itu saat melanjutkan dakwahnya pada kegiatan Gerakan Sholat Subuh Berjamaah (GSSB) ke Masjid Al Hidayah. Ia mengajak umat muslim untuk meramaikan masjid guna melaksanakan kewajiban sholat berjamaah.

"Karena nanti akan di pertanggungjawabkan di pengadilan Allah, jangan kita hanya bisa membatasi para jama'ah untuk ke masjid, namun tidak bisa mengajak mereka kembali untuk meramaikan masjid," lanjutnya.

Kemudian, ia jelaskan, dalam surah Al-An'am Ayat 160, barangsiapa berbuat kebaikan mendapat balasan sepuluh kali lipat amalnya. Dan barangsiapa berbuat kejahatan dibalas seimbang dengan kejahatannya. Mereka sedikit pun tidak dirugikan (dizalimi).

"Jika seseorang berniat ingin berbuat kebaikan saja, itu sudah dicatat amalnya, semoga dengan ibadah yang kita lakukan ini merupakan kebaikan di sisi Allah, dan kita dumiliakan oleh Allah," ucapnya.

Lebih lanjut, Wagubri Menyampaikan, surah Yasin ayat 65, Allah SWT menjelaskan, bahwa tak ada yang bisa ditutupi saat hari kiamat tiba. Artinya pada hari ini Kami tutup mulut mereka dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.

"Yang bersaksi bukanlah mulut, tapi anggota badan kita ini, kaki kita akan bersaksi kemana dia digunakan untuk melangkah, dan pada subuh ini, bahwasannya kita sedang mempersiapkan saksi di hadapan Allah kelak," ucap Edy.

"Kemudian, tangan ini akan bersaksi, bahwa ia sering diangakat saat takbir dalam beribadah, ini yang harus kita persiapkan," imbuhnya.

Keistimewaan subuh berjamaah, ujar Wagubri, adalah disaksikan oleh para malaikat. Dijelaskan di QS Al-Isra' Ayat 78, laksanakanlah salat sejak matahari tergelincir sampai gelapnya malam dan laksanakan pula salat Subuh. Sungguh, salat subuh itu disaksikan oleh malaikat.

"Subuh ini disaksikan malaikat, dan coba kita bayangkan malaikat yang akan bersaksi untuk kita dipengadilan Allah. Maka banyak yang akan kita dapatkan jika kita melaksanakan subuh berkamaah di masjid," jelasnya.

Sementara, Asisten 1 Setdaprov Riau, Masrul Kasmy mengimbau untuk selalu melaksanakan perintah Allah mengerjakan solat lima waktu di masjid, itu adalah bukti dan tanda kesetiaan seorang hamba kepada tuhannyan

"GSSB merupakan suatu gerakan dakwah, yang kita ingin tidak hanya momen GSSB kita meramaikan masjid. Namun, dapat dengan konsisten untuk selalu melangkahkan kaki meramaikan masjid," harap Masrul.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

X