UMP Riau Menjadi Rp 3.191.662, Naik 8,61 Persen, Kadisnakertrans: Perusahan Wajib Bayar

- Senin, 28 November 2022 | 16:13 WIB
Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau, Imran Rosyadi. (ft: int)
Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau, Imran Rosyadi. (ft: int)

 

 

 

 

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2023 naik 8,61 persen menjadi Rp 3.191.662 dari sebelumnya tahun 2022 sebesar Rp 2.938.564.

Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau, Imran Rosyadi, menjelaskan, kenaikan UMP Riau lebih tinggi dari persentase nasional yakni sebesar 5 persen, Riau menetapkan sebesar 8,6 persen. Dan perusahaan diwajibkan membayarkan UMP sesuai dengan keputusan yang talah ditetapkan.

“Untuk UMP kita naik 8,61 persen, dan ini sudah ditetapkan. Selanjutnya, untuk Upah Minimum Kabupaten Kota (UMK) juga ditetapkan hari ini, dan tidak boleh dibawah UMP. Bagi pengusaha dilarang membayar upah lebih rendah dari upah minimum yang telah ditetapkan,” ujar Imran Rosyadi, Senin (28/11/2022).

Imran menjelaskan, UMP ini berlaku bagi pekerja yang mempunyai masa kerja kurang dari satu tahun dan tidak dapat ditangguhkan. Sedangkan bagi pekerja dengan masa kerja satu tahun atau lebih, mengikuti ketentuan upah sesuai struktur dan skala upah pada masing masing perusahaan. Lalu, untuk penetapan UMK disepakati oleh Pemerintah Kabupaten/Kota.

Halaman:

Editor: Daud Mahmud

Tags

Terkini

Gubri Syamsuar Kirim Tiga Kader Ulama ke Istiqlal

Rabu, 1 Februari 2023 | 14:13 WIB

Riau Dapat Dana Hibah Melalui Program Hibah MCC

Selasa, 31 Januari 2023 | 15:06 WIB
X