PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau merincikan, sebanyak 1.219,93 hektare lahan terbakar di Riau sejak Januari 2022 hingga saat ini.
Kepala BPBD Provinsi Riau M Edy Afrizal mengatakan, kebakaran sering terjadi pada wilayah yang jarang terjadi hujan.
"Untuk luas kebakaran yang sedikit dibeberapa daerah, disebabkan intensitas curah hujan yang turun satu bulan terakhir, seperti di Pekanbaru," jelasnya.
Edy mengungkapkan, kurangnya curah hujan di dua Kabupaten yakni Rohul dan Rohil, memudahkan api cepat menjalar.
"Untuk pemadaman kita menggunakan 3 unit helikopter milik BNPB, proses water bombing dilakukan ditempat-tempat yang sulit dijangkau petugas melalui jalur darat," kata Edy.
Ketiga unit helikopter water bombing tersebut, lanjut dia merupakan jenis MI-8 MTV, yang saat disiagakan di Lanud Rsn.
Sedangkan rekapitulasi seluruh lahan seluas lebih kurang 1.219,93 hektar lahan di 12 Kabupaten/kota se Provinsi Riau.
Paling luas terbakar berada di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dengan luas 336 hektar dan di Rokan Hilir (Rohil) dengan luas 187 hektar.
Sebaran lainnya terbakar di Kampar seluas 150,89 hektar, Bengkalis 150,70 hektar dan 113,20 hektar di Pelalawan.
Selanjutnya, seluas 85,50 hektar terbakar di Indragiri Hilir (Inhil) dan Indragiri Hulu (Inhu) ada sekitar 79,25 hektar terbakar. Kemudian, di Dumai ada seluas 51,95 hektar terbakar.