"Kami tidak membawa apa, hanya sedikit tanda mata semoga dapat meringankan beban penderita dan keluarga. Kedepan, mudah-mudahan kesehatan penderita berangsur membaik," harapnya.
Kombes Ferry berharap dengan bantuan ini dapat membantu dan memotivasi anak penyandang disabilitas tersebut agar tetap semangat dalam menjalani hidupnya.
Adapun, Ibrahim, yang mendapat bantuan kursi roda sejak dari lahir mengalami kelainan, yang mengakibatkan tidak bisa berjalan (merangkak). Selain itu, Ibrahim juga merupakan anak yatim setelah ayahnya meninggal dunia beberapa tahun yang lalu.
Sedangkan Angga, mendapat bantuan kasur dan paket sembako serta tali asih. Ia menderita bedridden sejak lahir dan sehari-harinya hanya terbaring ditempat tidur. ***