kolom

Imlek di Masa Pemerintahan Soekarno, Soeharto, Gus Dur dan Hingga Kini

Jumat, 20 Januari 2023 | 19:59 WIB
Jubir Milenial PKB, Mikhael Sinaga. (ft: ist)

Terlebih di tahun politik, di mana politik identitas menjadi momok menakutkan bagi Indonesia. Masih kita ingat, bagaimana hebatnya politik identitas nyaris mengoyak persatuan antar-anak bangsa.

Padahal perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar. Kita harus kembali bercermin pada Gus Dur, yang dapat menerima perbedaan, dan justru menjadikan perbedaan menjadi satu harmoni yang indah untuk Indonesia.

Jangan melupakan sejarah dan harus apresiasi Generasi muda yangg tidak mengalami umur 25 ke bawah juga perlu tau.

Jadikan Imlek Ajang Silaturahmi Lintas Agama

Tahun Baru Imlek bagi warga etnis Tionghoa merupakan ajang silaturahmi lintas agama. Semua pemeluk agama keturunan Tionghoa dapat tetap bersilaturahmi antara satu dengan yang lain. Pada Tahun Baru Imlek, biasanya keluarga-keluarga Tionghoa berkumpul.

Imlek bukan perayaan agama melainkan sebagai warisan tradisi dan budaya lintas agama. Sejarah Imlek dimulai Kaisar Wu dari Dinasti Han di China, setelah dinasti-dinasti sebelumnya gagal menciptakan sistem penanggalan yang bisa digunakan di seluruh China.

Seluruh masyarakat Tionghoa akan berkumpul bersama dan melakukan banyak tradisi yang sarat makna. Tahun Baru Imlek akan menjadi tradisi dan perayaan hari besar yang dirayakan dengan penuh sukacita.


(Jubir milenial PKB, Mikhael Sinaga)

Halaman:

Tags

Terkini

BPN Pekanbaru dan Wajah Buram Perang Melawan Mafia Tanah

Sabtu, 20 September 2025 | 11:38 WIB