kolom

Air Terjun Batu Tilam, Surga Tersembunyi Nan Eksotik

Selasa, 13 Desember 2022 | 23:12 WIB
Air Terjun Batu Tilam, surga dunia tersembunyi nan eksotik. (f: istimewa)

BATU Tilam. Sebuah hidden paradise (surga tersembunyi) nan sangat eksotik, terletak di hutan belantara Ulayat Desa Kebun Tinggi, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Datanglah ke sini minimal untuk melepas penat, healing kata anak sekarang. Saksikan suasana hutan perawan yang asri, dihiasi  pokok kayu besar menjulang tinggi.

Batu Tilam yang merupakan kawasan tanpa signal HP, menjadi sumber energi dan inspirasi tersendiri. Tenang pikiran dan sejuk hati selama di sana.

Apalagi, kalau sempat mandi dengan air terjun yang dingin bersama para sahabat dan kerabat, akan semakin membuat suasana semakin hangat.

Batu Tilam merupakan kawasan bukit batu keras seperti disemen sepanjang sekitar 500 meter. Di bagian tengah ada ngalau (gua) yang dikelola oleh masyarakat desa sebagai tempat peristirahatan dan panorama bagi para wisatawan. 

Di sekitar Batu Tilam, terdapat 27 air terjun. Di antaranya air terjun dua tingkat setinggi sekitar 110 meter. Sayang, sampai saat ini baru dua air terjun yang terkelola oleh masyarakat desa.

Hutan di sekitar Batu Tilam sangat terawat karena dilindungi oleh Peraturan Desa yang didukung oleh Ninik Mamak di Desa Kebun Tinggi. Masyarakat juga komitmen mematuhinya.

Air Terjun Batu Tilam berada di mulut gua, bertengger di punggung Bukit Barisan yang melintasi Provinsi Riau. Ketika air terjun mengalir deras membasahi dinding batu, butiran air halus seperti halimun menyelimuti area itu. 

Bagi pecinta alam, di kawasan air terjun Batu Tilam ini masih terdengar suara siamang dan bermacam-macam jenis burung yang saling bersahutan.

Kapanpun Tuan dan Puan bisa datang ke Batu Tilam. Ada masyarakat yang menyambut dan pengelola yang mengurus wisatawan selama di sana. Tinggal komunikasikan dengan pemerintahan desa atau komunitas yang menjadi mitra desa.

Sekadar menginap semalam dua malam, tersedia cottage 10 kamar dengan sewa Rp300 ribu per kamar, bisa diisi empat orang. Ada selasar yang bisa menampung sekitar 200 orang pengunjung.

Pengelola juga menyediakan tenda kemah. Bisa pula tidur di dalam kemah  atau cukup tidur dengan sleeping bag tanpa tenda. Silakan pilih, sesuai selera.

Untuk makan, ada UMKM, kelompok masyarakat yang dikelola oleh pemerintahan desa siap menyediakan makan bagi para pengunjung. Cukup membayar Rp35 ribu per porsi. Insya Allah, tak akan lapar.

Bila tak ada kendaraan 4x4 dan terabas atau belum berpengalaman adventure untuk menempuh medan overline/offroad, sebaiknya berangkatlah dengan komunitas mobil penggemar adventure yang ada di Riau.

Jika nanti jalan provinsi Lipat Kain-Taram yang menjadi akses menuju Batu Tilam sudah diaspal, Anda bisa datang dengan kendaraan keluarga dan singgah di Masjid Nurul Azhar sebagai Rest Area Produktif berbasis wakaf.

Halaman:

Tags

Terkini

BPN Pekanbaru dan Wajah Buram Perang Melawan Mafia Tanah

Sabtu, 20 September 2025 | 11:38 WIB