Masih menjadi pertanyaan. Semua kemungkinan bisa terjadi.
Saya berharap agar Golkar Riau melalui Musda ini dapat mengusung ‘orang kuat’, dalam artian memiliki pemahaman kondisi Golkar Riau saat ini.
Tahu apa yang harus dilakukan, dan mampu menyiapkan ‘fasilitas' pendukung untuk itu. Apalagi, kekuasaan itu tidak lagi di Golkar.
Doktrin ‘Karya Siaga Gatra Praja’ harus dipahami secara kreatif dan dinamis, sesuai dengan dinamika waktu atau zaman.
Doktrin Partai Golkar itu jauh lebih besar dari jabatan Ketua.
Yang pasti, kompetisi itu sudah pindah ke Jakarta!
Seharusnya, kompetisi itu ada di Riau. Kini, hanya ‘follower’.
Wassalam. ***
Ridwan GP
Kader Golkar Hampir 40 Tahun