***
Di dalam Islam, nama bukan sekadar penanda. Dia adalah doa bagi diri dan kehidupannya. Doa serta harapan yang diberikan oleh orang tua pada anak.
Muflihun, itulah nama diberi pasangan suami istri H. Rusli Yatim, SH dan Hj. Nursaidah, Bc.Hk., begitu putera tercintanya lahir di Pekanbaru, 22 Februari 1978.
Doa dan harapan orangtua tak putus mengiringi langkah Muflihun mulai menempuh pendidikan di SDN 001 Rintis, SMPN 4 Pekanbaru, SMAN 1 Pekanbaru, sampai menyelesaikan STPDN tahun 2000 dan S2 di Universitas Wijaya Putra.
Setelah lulus dari STPDN (Sekolah Tinggi Pemerintah Dalam Negeri) tahun 2000, Muflihun menjabat di sejumlah jabatan, di antaranya menjadi Camat Sail dan Camat Sukajadi, di Kota Pekanbaru.
Namun, pada 2016 Muflihun memutuskan berkarir ke Pemprov Riau dengan menjabat Kepala Bagian Persidangan Dan Produk Hukum Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Riau.
Doa dan harapan orangtua terus dilafalkan, kebahagiaan dan keberuntungan mulai menaungi Muflihun. Setelah menjabat Plt Sekwan sejak Maret 2022, Muflihun dilantik menjadi Sekwan DPRD Riau, Senin (15/6/2020).
Akhirul kalam, kebahagiaan dan keberuntungan kembali menaungi Muflihun setelah dilantik Gubernur Riau Syamsuar menjadi Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, di Balai Pauh Janggi Gedung Daerah, Senin (23/5/2022).
Setahun menjabat orang nomor satu di Kota Pekanbaru, pada Selasa (23/5/2023), Muflihun menerima Surat Keputusan (SK) perpanjangan jabatan sebagai Pj Wali kota Pekanbaru.
Dan, pada Rabu (22/5/2024), jabatan Muflihun berakhir dengan dilantiknya Risnandar Mahiwa sebagai Pj Wali Kota Pekanbaru; Muflihun pun kembali bertugas sebagai Sekwan DPRD Riau.
Terakhir, sejumlah lapisan masyarakat Kota Bertuah meng-gadang-gadangkan
Muflihun untuk maju menjadi kontestan pada ajang Pilkada Kota Pekanbaru 2024.
Akankah kebahagiaan dan keberuntungan itu berlanjut untuk Muflihun, sesuai arti namanya serta doa dan harapan orangtua dan keluarga? ***
Novrizon Burman
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab Riausatu.com