kolom

Tiada Lagi Jenderal Doni Monardo, Catatan Ilham Bintang

Rabu, 6 Desember 2023 | 12:05 WIB
Ilham Bintang saat wawancara khusus dengan Letnan Jenderal TNI Doni Monardo, di BNPB, 14 Oktober 2020. (f: istimewa)

KAMI terakhir bertemu hampir setahun lalu. Malam itu, 11 Desember 2022 bersama wartawan senior Egy Massadiah, Doni Monardo menghadiri resepsi pernikahan putri bungsu kami. Setelah itu, kontak kami hanya melalui hubungan telepon atau WhatsApp (WA).

Ketika Doni berulang tahun ke-60, tanggal 10 Mei lalu, saya mengirim ucapan selamat dan doa. Dia membalas dengan ucapan dan doa sama. Tanggal kelahiran kami kebetulan sama. Beda tahun saja, saya lebih tua delapan tahun dari Jenderal Doni.

Di hari ulang tahunnya ke-60, Egy menceritakan tak ada perayaan, apalagi pesta. Santi Arviani, sang istri hanya menyiapkan kue sederhana. Begitu melihat suaminya kembali dari jogging, Santi segera menyalakan beberapa lilin di atas kue menyambut kedatangan Doni.

Ayah tiga anak dan dua cucu itu masih dengan handuk kecil terlilit di leher, tersenyum haru. Ia mendekat, tidak lekas meniup lilin, melainkan menengadahkan kedua tangan. Berdoa.

"Sebuah momen yang mengharukan sekaligus romantis," kata Egy.

Kontak kami dengan Doni, intens terjadi sewaktu beliau memimpin Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menjadi komando penanganan Pandemi Covid19. Beliau termasuk yang sering saya mintai tolong untuk membantu kawan-kawan terdampak Covid-19.

Irjen Pol Burhanuddin Andi, mantan Kapolda Sulawesi Selatan, suatu hari mengontak saya. Istrinya terkena Covid-19 di Makassar. Ada kebutuhan obat yang mendesak yang sulit didapatkan di Makassar.

Bayangkan. Begitu krisis keadaan di masa itu, sampai perwira tinggi polisi bintang dua pun menghadapi kendala untuk menanggulangi kebutuhan obat keluarganya yang terkena Covid-19.

Bismillah

Saya kontak Pak Doni tidak berapa lama setelah Irjen Burhanuddin curhat. Alhamdulillah. Pak Doni merespons cepat. Ia pun mengontak link-nya di Makassar. Obat yang dibutuhkan Pak Andi Burhanuddin, cepat diperoleh.

Dalam catatan di kontak WA saya, yang masih tersimpan sampai sekarang, ada juga catatan peristiwa ketika penyanyi Fryda Lucyana terpapar Covid-19 tipe ganas di Jakarta. Ia butuh RS (rumah sakit), tetapi semua RS full.

Pak Doni saya kontak, dan secepat itu Fryda bisa dapat ruang perawatan. Selain Anies Baswedan saat menjabat Gubernur DKI, Pak Doni juga ikut saya repotkan di masa pandemi itu.

Pak Doni Monardo telah tiada. Innalillahi Wainnailaihi Rojiun.

Mantan Danjen Kopassus dan Pangdam XVI/Pattimura, Maluku dan Pangdam III/Siliwangi, Jawa Barat itu, meninggal dunia Ahad, 3 Desember 2023, pukul 17.35 WIB, di RS Siloam Semanggi.

Esok hari, Senin (4/ 12/2023) siang, diantar ribuan pelayat Doni dimakamkan secara kenegaraan di TMP Kalibata dengan Inspektur Upacara, Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Halaman:

Tags

Terkini

BPN Pekanbaru dan Wajah Buram Perang Melawan Mafia Tanah

Sabtu, 20 September 2025 | 11:38 WIB