‘’Biasalah itu, kalau dia mau bantah. Cuma dia lupa, kalau dia mengirim perwakilannya Kadis PUPR Rohil untuk ‘nego’ minta kurang, dan anehnya masih janji mau ngasih proyek lagi, ada rekamannya lho,” bebernya, Sabtu (25/3/23) malam.
Kalau laporan kliennya tidak benar, sebut Bambang, kenapa Bupati Rohil minta nego dan minta kurang, bahkan masih janji mau mengasih proyek lagi.
‘’Ada rekaman pembicaraan Kadis PUPR Rohil sama klien kita bang. Tak apa, nanti sama-sama kita buktikan di depan penyidik,” sergahnya.
Ketika dikonfirmasi riausatu.com, Sabtu 25/3/2023) malam, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rokan Hilir, Asnar, tidak membalas pesan WhatsApp yang dikirim.
Pertanyaan yang dikirim, “Apakah benar Anda sebagai Kadis PUPR Rohil diutus Bupati Rohil untuk ‘nego’ dan janji ngasih proyek (lagi) dengan Pelapor?”, tidak dijawab sampai berita ini tayang. ***