Menurutnya, pernyataan KPK justru menimbulkan kesan bahwa alat bukti uang belum sepenuhnya kuat.
7. Asal Uang yang Tak Terjelaskan
Terakhir, ia menanyakan kejelasan asal uang tunai Rp800 juta dalam bentuk rupiah yang disebut diamankan KPK.
Lembaga itu hanya menjelaskan penyitaan mata uang asing senilai serupa dari rumah Gubernur di Jakarta Selatan.
“Publik berhak tahu dari siapa uang itu diamankan. Apakah dari tangan kepala UPT atau dari pihak lain?” katanya.
Ia menegaskan, tujuh kejanggalan itu penting untuk diluruskan agar penegakan hukum tidak berubah menjadi kesewenangan.
“KPK sebaiknya membuka semua kronologi dengan transparan agar tidak menimbulkan kesan politis,” ujar Bobson menutup pernyataan tertulisnya. ***