Banjir di Pasaran, Harga Buah Durian Agak Sedikit Miring

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Selasa, 20 September 2022 | 16:31 WIB
  Buah durian dipajang di sisi jalan negara Sumbar-Riau untuk dipasarkan. (f: evi endri)
Buah durian dipajang di sisi jalan negara Sumbar-Riau untuk dipasarkan. (f: evi endri)

LIMAPULUH KOTA, RIAUSATU.COM - Musim durian berbuah kembali tiba. Tapi berbeda dengan musim durian berbuah sebelumnya, harga buah berduri itu sedikit jatuh di pasaran. Penyebabnya ditengarai karena buah durian sedang banjir di pasaran.

"Agak sedikit murah," ungkap Hamdi (41), seorang petani durian di Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Selasa (20/9/2022).

Menurut Hamdi, kalau pada musim berbuah sebelumnya harga durian ukuran sedang sampai besar antara Rp20.000 sampai Rp25.000/buah, kini untuk ukuran yang sama paling dihargai Rp15.000/buah.

Sementara untuk buah durian ukuran kecil, yang sebelumnya dihargai Rp10.000/buah, sekarang untuk nominal uang sebanyak itu bisa mendapatkan tiga sampai empat buah sekaligus.

Kendati harga jatuh, Hamdi mengaku buah durian sangat membantu perekonomian keluarganya. Apalagi Hamdi memiliki sejumlah batang durian, yang musim panennya terjadi pada waktu bersamaan. "Lumayan juga," ungkap Hamdi, saat ditanya tentang hasil penjualan buah duriannya.

Isap (46), seorang pedagang pengumpul buah durian di nagari yang sama, mengaku harga pada musim panen kali ini agak sedikit jatuh. "Mungkin karena kawasan-kawasan penghasil durian sedang panen buah durian, maka harga agak jatuh," ungkapnya.

Isap mendapatkan buah durian sebagai barang dagangan dengan membeli langsung ke kebun dan rumah-rumah penduduk. Selain dipasarkan langsung di sisi ruas jalan negara Sumbar-Riau yang melintasi nagari itu, Isap juga memasarkan buah durian ke Kota Pekanbaru, ibukota Provinsi Riau.

Wali Nagari Koto Alam Syahrial Datuk Majo mengaku perekonomian masyarakatnya banyak terbantu oleh buah durian. Dikatakan, oleh buah berduri itu banyak di antara anggota masyakarakat yang mampu membeli barang-barang di luar barang kebutuhan pokok.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

Hore! Bansos PKH Tahap 3 2026 Segera Cair

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:43 WIB

Utang Luar Negeri RI Tembus Segini

Jumat, 17 Juli 2026 | 08:29 WIB

Kemenaker Buka Program Magang Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:50 WIB

Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka Hari Ini

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:48 WIB
X