Ekonomi RI Tumbuh Melambat, Jokowi Salahkan Kementerian

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Rabu, 11 Mei 2016 | 11:04 WIB

JAKARTA, RIAUSATU.COM-Presiden Joko Widodo menunjukkan kekecewaannya atas kinerja ekonomi Indonesia yang hanya tumbuh 4,92 persen pada triwulan pertama tahun ini. Dia menyalahkan kementerian dan lembaga yang lamban menyerap anggaran.

''Penyerapan anggaran akan men-trigger pertumbuhan ekonomi baik di pusat maupun daerah. Ini sudah saya ulang-ulang terus, tetapi kelihatannya pada awal-awal tahun, yang bergerak itu hanya satu, dua, atau tiga kementerian, yang lainnya saya tidak tahu. Apakah lupa atau memang terjebak pada rutinitas yang ada?'' kata Jokowi saat membuka sidang paripurna Kabinet Kerja, Jakarta, Selasa (10/5).

Atas dasar itu, dia memberikan ultimatum kepada kementerian dan lembaga untuk membenahi penyerapan anggarannya di kuartal selanjutnya. Terutama penyerapan anggaran infrastruktur.

''Semua Kementerian dan Lembaga. Baik Polri, TNI, Kejaksaan Agung, maupun BIN. Semuanya,'' katanya, sebagaimana dilansir merdeka.com.

''Kelihatan, yang memulai di awal-awal adalah pada sektor ini. Di proyek-proyek infrastruktur yang sejak 1 Januari langsung bergerak pelelangannya.''

Terkait APBN 2017, Jokowi meminta anak buahnya merancang dengan matang. Namun, dia mengingatkan agar pembahasan APBN dengan DPR tak menyentuh hingga satuan tiga atau terkait deskripsi program berikut alokasi anggarannya

''Satuan tiga ada di eksekutif. Jangan sampai ada kementerian yang masih berbicara satuan tiga dengan DPR. Ini bisa menyalahi UU yang ada.'' (dri)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

Hore! Bansos PKH Tahap 3 2026 Segera Cair

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:43 WIB

Utang Luar Negeri RI Tembus Segini

Jumat, 17 Juli 2026 | 08:29 WIB

Kemenaker Buka Program Magang Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:50 WIB

Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka Hari Ini

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:48 WIB
X