Subsidi Elpiji Mau Dicabut, Masyarakat Pilih Beralih ke Minyak Tanah

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Sabtu, 9 April 2016 | 15:41 WIB

JAKARTA, RIAUSATU.COM-Kementerian ESDM berencana mengurangi subsidi untuk Liquid Petroleum Gas (LPG) alias elpiji 3 kilogram (kg) secara bertahap mulai tahun 2017. Bila disetujui oleh Komisi VII DPR dan Badan Anggaran DPR, elpiji 3 kg akan dijual dengan harga keekonomian.

Rayanti, seorang pedagang gas elpiji 3 kg di Jatiwaringin, Bekasi mengatakan, penghapusan subsidi elpiji 3 kg ini dapat membuat konsumen beralih ke minyak tanah.

''Mungkin kalau ada minyak tanah orang beralih ke minyak tanah lagi,'' kata dia saat ditemui detikFinance, Sabtu (9/4/2016).

Kondisi ini, kata Riyanti, bisa saja terjadi karena selama ini pengguna elpiji 3 kg umumnya adalah masyarakat dengan penghasilan pas-pasan.

Sehingga, bila subisidi dicabut dan harga menjadi tinggi, bukannya beralih ke elpiji 12 kg yang harganya lebih mahal namun bakal mencari alternatif yang lebih murah seperti minyak tanah.

''Kalau beralih yang ke 12 kg kayanya nggak mungkin, kan yang 12 kg mahal bukan buat orang miskin,'' pungkas dia. (dri)



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

Hore! Bansos PKH Tahap 3 2026 Segera Cair

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:43 WIB

Utang Luar Negeri RI Tembus Segini

Jumat, 17 Juli 2026 | 08:29 WIB

Kemenaker Buka Program Magang Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:50 WIB

Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka Hari Ini

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:48 WIB
X