Harga Daging Sapi, Daging Ayam dan Sayur Meroket Tinggi di Duri

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Senin, 10 Agustus 2015 | 20:21 WIB

DURI, RIAUSATU.COM-Sejumlah barang kebutuhan pokok seperti daging sapi, daging ayam dan sayur di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, saat ini masih tinggi. Hal itu menyebabkan sejumlah warga menjerit. Kenaikan harga menyulitkan pedagang menjual habis dagangannya.

''Harga daging sapi sebelum lebaran Rp100 ribu per kilogram, saat ini sudah berada diharga Rp120 ribu per kilogram. Harga daging tiga hari yang lalu sempat turun menjadi Rp110 ribu per kilogram,'' ujar Zul pedagang daging sapi di Pasar Dewi Sartika Kota Duri saat ditemui GoRiau.com, Senin (10/8/2015) siang.

Untuk harga daging ayam potong saat ini diharga Rp27 ribu per kilogram, ujar Epi pedagang daging ayam potong tidak jauh dari tempat Zul. Dimana sebelumnya harga daging ayam potong sebelum lebaran berkisar Rp20 ribu per kilogram.

''Kalau harga daging ayam potong ini naik turun. Kadang diharga Rp25 ribu per kilogramnya, terkadang Rp27 ribu per kilogram,'' kata Epi menjelaskan.

Ijah pedagang sayur di Pasar Dewi Sartika juga kerepotan menjual dagangannya. Karena saat ini harga wortel Rp12 ribu per kilogram, sebelumnya Rp8 ribu per kilogram. Untuk timun Rp12 ribu per kilogram dari Rp6 ribu per kilogram. Sedangkan wotel Rp14 ribu per kilogram dari Rp8 ribu per kilogram.

''Untuk cabe merah mudik dari Sumatera Barat (Sumbar) saat ini Rp50 ribu per kilogram, biasanya Rp35 ribu per kilogram. Cabe merah Medan dari Sumut lebih murah Rp45 ribu per kilogram, biasanya Rp30 ribu per kilogram,'' ujarnya.

Kenaikan harga daging sapi, daging ayam dan sayur ini sangat merepotkan para pedagang dalam berjualan. Sehingga banyak dagangan mereka yang tak laku dan menjadi busuk. Bahkan harga 1 papan berisikan 30 telur ayam super saat ini harganya mencapai Rp40 ribu.

''Sekarang ini semuanya serba mahal, dari pada masak sendiri, bagus beli lauk yang sudah jadi. Kenaikan ini sangat menyusahkan warga, karena tidak semua warga mampu. Apalagi kondisi ekonomi saat ini tidak stabil,'' ungkap Li,a salah satu ibu rumah tangga.

Kepala UPT Disperindag Kecamatan Mandau Tengku Farida, belum mengetahui penyebab kenaikan daging sapi, daging ayam potong dan sayur di Kota Duri. ''Kita akan lakukan pengecekan harga di pasar dan mencari apa penyebab kenaikan harga itu,'' ungkapnya. (dri)



Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

X