Keempat, BUMD perlu memiliki produk unggulan yang dikenal dan dipergunakan luas oleh masyarakat. Kelima, memperluas jaringan distribusi. Dan keenam, memaksimalkan peran BUMD sebagai saluaan pelayanan publik dan penggerak pereknomian di daerah serta penyumbang PAD.
Sebelumnya, Ketua Dewan Juri Top BUMD Awards 2023, Prof Dr Djohermansyah Djohan MA menjelaskan kriteria penilaian yang digunakan dalam penghargaan tersebut.
Kriteria utama penilaian oleh Dewan Juri Top BUMD Awards 2023 mengacu pada empat aspek penting untuk menentukan level bintang penghargaan dari Bintang 1 sampai yang tertinggi, yakni Bintang 5.
Pertama, aspek pencapaian kinerja bisnisnya, baik dan berkelanjutan (achievement). Di sini, ada beberapa kriteria, seperti: memiliki kinerja keuangan, human capital, pemasaran, dan layanan pelanggan yang baik; pencapaian kinerjanya, mengarah pada pencapaian visi-misi BUMD-nya; memiliki aspek kepemimpinan dan sistem manajerial yang baik.
Aspek kedua, BUMD yang terus melakukan perbaikan (improvement). Dalam aspek ini, kriteria penilaian yang digunakan adalah apakah BUMD memiliki inovasi bisnis secara umum; ada upaya perbaikan sistem/business process; meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional/bisnis, yang ditunjang dengan teknologi.
Ketiga adalah, aspek kontribusi dalam pembangunan daerah. Kriterianya adalah, BUMD yang memiliki peran dalam peningkatan perekonomian/kesejahteraan sosial/layanan publik kepada masyarakat daerah; mendukung program Pemerintah Daerah dan/atau Program Pemerintah Pusat di daerah; berkontribusi dalam setoran PAD (untuk BUMD yang murni profit oriented).
Dan aspek keempat adalah, inovasi BUMD untuk mendukung bisnis BUMD agar tumbuh berkelanjutan.
Sedangkan untuk tambahan kriteria untuk mendapat Level Bintang 5 (tertinggi), adalah BUMD yang dapat menjadi benchmark/contoh/inspirasi bagi BUMD lainnya.
‘’Jadi, BUMD Bintang 5, harus memiliki kinerja bisnis yang sangat baik, dan ada hal-hal tertentu yang dinilai sangat menonjol, dan layak direkomendasikan atau menjadi benchmark bagi BUMD lainnya,’’ papar Djohermansyah Djohan.
Penghargaan TOP Pembina BUMD juga diberikan kepada Kepala Daerah yakni Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi. Penghargaan ini diberikan karena Dewan Juri menilai bahwa, keberhasilan kinerja BUMD, tentu tidak lepas dari dukungan dan peran kepala daerahnya. ***