SKK Migas Sumbagut-KKKS Wilayah Riau Sampaikan Program Bidang Lingkungan Industri Hulu Migas

photo author
Evi Endri, Riau Satu
- Sabtu, 30 September 2023 | 10:42 WIB
Foto bersama usai kegiatan. (f: ist)
Foto bersama usai kegiatan. (f: ist)

CIANJUR, RIAUSATU COM - SKK Migas Perwakilan Sumbagut menghadiri undangan sebagai pembicara pada acara Workshop Wartawan Lingkungan PWI Riau yang dilaksanakan di Cianjur, Kamis (28/09/2023).

Kegiatan ini dihadiri puluhan wartawan dari berbagai media di Provinsi Riau. Kegiatan ini mengangkat tema Memahami dan Menyajikan Karya Jurnalistik Bertema Isu-isu Lingkungan Terkini.

Secara spesifik SKK Migas Perwakilan Sumbagut menyajikan materi dengan tema Kontribusi CSR/PPM Bidang Lingkungan Industri Hulu Migas.

Pada pemaparannya, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Sumbagut menyampaikan bahwa industri hulu migas memiliki 5 pilar PPM yaitu Program Sosial Ekonomi, Program Pendidikan, Program Infrastruktur, Program Kesehatan dan Program Lingkungan.

Dalam hal pelaksanaan Program Lingkungan, industri hulu migas mendukung penuh program Low Carbon Initiative.

"Sesuai dengan konsep Indonesia Oil and Gas (IOG) 4.0 bahwa SKK Migas memiliki 6 renstra, salah satu pilar strategisnya adalah Low Carbon Initiative. IOG 4.0 mendorong Program Decommisioning dan Penurunan Emisi Karbon. Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, SKK Migas menggalakkan kegiatan penghijauan yang dilakukan di sekitar wilayah operasi,” ujar Kadep Forkom SKK Migas Sumbagut, Yanin Kholison.

Selaras dengan itu, SKK Migas memiliki program penanaman pohon. Pada tahun 2023 SKK Migas Perwakilan Sumbagut memiliki target penanaman pohon melalui program PPM sebanyak 71.681 pohon.

Per September sudah terealisasi sebanyak 55.433 atau 77,3%. Disamping itu, SKK Migas Perwakilan Sumbagut juga memiliki target penanaman pohon melalui program Rehabilitasi DAS di tahun 2023 sebanyak 174.900 pohon. Per September sudah terealisasi sebanyak 138.100 atau 79%.

Selain itu, program terbaru diluncurkan oleh SKK Migas adalah 1-2 tress. Dimana setiap pekerja diminta untuk ikut menanam 2 pohon.

“Kegiatan-kegiatan ini merupakan wujud konkret yang dilakukan Sumbagut menyukseskan program kerja SKK Migas yaitu memastikan lingkungan yang berkelanjutan dan lestari Renstra IOG 4.0 memiliki program Low Carbon Initiative (LCI)”, lanjutnya, seperti rilis diterima riausatu.com.

Program-program tersebut didukung penuh juga oleh Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Wilayah Riau. Di beberapa KKKS, dalam mewujudkan program lingkungan tidak terbatas pada penanaman pohon saja tapi juga berkaitan dengan pilar program lainnya.

Seperti di KKKS PT Pertamina Hulu Rokan WK Rokan yang melaksanakan program konservasi gajah. Program ini menggandeng mitra pelaksanan Rimba Satwa Foundation (RSF) dan Universitas Muhammadiyah Riau.

Dampak program ini setidaknya dapat menyerap Karbon 1,28 ton pertahun. Selain itu restorasi gambut dan program kampung iklim juga menjadi pilar program lingkungan PT PHR.

Di KKKS PT Bumi Siak Pusako yang berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Dayun Kabupaten Siak ada program penataan dan pengembangan kawasan hijau dan olahraga, ini menjadi salah satu program unggulan.

Program ini selain pilar ekonomi dalam pelaksanaan PPM, juga menjadi program penataan lingkungan. “Dimana pemanfaatan lahan menjadi kawasan yang disebut dengan Embung Terpadu Dayun”, ujar Yanin Kholison. Kawasan tersebut saat ini mendapat atensi khusus dari Kemenparekraf.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Evi Endri

Tags

Rekomendasi

Terkini

Hore! Bansos PKH Tahap 3 2026 Segera Cair

Sabtu, 18 Juli 2026 | 11:43 WIB

Utang Luar Negeri RI Tembus Segini

Jumat, 17 Juli 2026 | 08:29 WIB

Kemenaker Buka Program Magang Nasional 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:50 WIB

Magang Nasional 2026 Resmi Dibuka Hari Ini

Rabu, 15 Juli 2026 | 08:48 WIB
X