Misteri Anggaran Pemulihan Limbah Blok Rokan: Murah di Era PHR, Mahal di Masa CPI

photo author
Novrizon Burman, Riau Satu
- Minggu, 17 Mei 2026 | 08:58 WIB
Misteri Anggaran Pemulihan Limbah TTM di Blok Rokan: Murah di Era PHR, Mahal di Masa CPI.
Misteri Anggaran Pemulihan Limbah TTM di Blok Rokan: Murah di Era PHR, Mahal di Masa CPI.

Informasi yang diperoleh CERI menyebutkan total biaya pemulihan limbah TTM di Blok Rokan diperkirakan mencapai sekitar Rp7 triliun.

Proyek itu dibagi ke dalam tiga paket pekerjaan. Paket A bernilai sekitar Rp2,2 triliun dan Paket B sekitar Rp2,35 triliun.

Kedua paket itu mulai dikerjakan sejak akhir 2024 setelah memperoleh persetujuan metode pemulihan dalam Rencana Pemulihan Lahan Terkontaminasi Minyak dari Direktorat Jenderal PSLB3 Kementerian Lingkungan Hidup.

Sementara itu, proses tender Paket C dengan nilai sekitar Rp2 triliun sempat menjadi perhatian karena tertahan lebih dari tiga bulan di lingkungan Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas.

Kepastian selesainya proses review tender tersebut akhirnya disampaikan Deputi Dukungan Bisnis SKK Migas, Eka Bhayu Setta, kepada riausatu.com melalui pesan WhatsApp, pada Ahad, 10 Mei 2026.

“Sudah saya cek bahwa review atas usulan pemenang tender jasa pengelolaan limbah TTM telah selesai dilakukan, dan insya Allah Senin (11/5/2026) akan dikeluarkan persetujuannya dari SKK Migas,” ujar Eka, saat itu.

Tender pemulihan limbah B3 Paket C merupakan bagian dari penanganan limbah warisan operasi Chevron di Blok Rokan.

Nilai proyek yang mencapai triliunan rupiah membuat proses pengadaannya mendapat perhatian luas, terutama terkait tata kelola proyek dan efektivitas penggunaan anggaran.

Sebelumnya, CERI juga mendesak aparat penegak hukum untuk menelusuri proses persetujuan tender tersebut.

Yusri menilai keterlambatan persetujuan proyek lingkungan strategis itu menimbulkan pertanyaan publik, terutama karena pemulihan limbah berkaitan langsung dengan keselamatan lingkungan dan masyarakat di sekitar wilayah operasi migas.

Ia menegaskan pengawasan terhadap proyek pemulihan limbah B3 harus dilakukan secara ketat agar tidak hanya memenuhi aspek teknis lingkungan, tetapi juga menjamin akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novrizon Burman

Tags

Rekomendasi

Terkini

X